Senin, 30 Maret 2026

Masjid Daarunnajaa Bojongsari Menerima Penghargaan "Masjid Ramah Pemudik 2026" dari Kemenag Purbalingga

 

Foto: Penerimaan Penghargaan kepada 10 Takmir Masjid Ramah Pemudik diantaranya Masjid Daarunnjaa Bojongsari dari Kantor Kementerian Agama Purbalingga .Hari Senin, 30/03/2026.

Bojongsari (KUA) - Senin,30 Maret 2026, Komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya para musafir, berbuah manis diantaranya dari 10 Masjid Se-Kab Purbalingga, Masjid Daarunnajaa, Bojongsari. Masjid ini juga bagian menerima penghargaan sebagai salah satu Masjid Ramah Pemudik 1447 H dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purbalingga.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Purbalingga, Bapak Zahid Khasani, bertempat di Gedung Uswatun Khasanah. Ketua Takmir Masjid Daarunnaja, Bapak Pangestu Tidar Widodo hadir mewakili seluruh pengurus untuk menerima apresiasi bergengsi tersebut.

Dedikasi Pelayanan Sepenuh Hati

Program Masjid Ramah Pemudik di Masjid Daarunnaja berlangsung intensif selama masa mudik dan balik Lebaran, tepatnya mulai H-4 hingga H+4 Idul Fitri 1447 H. Selama periode tersebut, takmir dan seluruh tim operasional bersiaga memberikan pelayanan prima bagi para pemudik yang singgah untuk beribadah maupun beristirahat. 


Dalam sambutannya, Kakankemenag Zahid Khasani menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kerja keras tim di lapangan yang telah melayani umat dengan sepenuh hati.


"Alhamdulillah, kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Ramah Masjid Pemudik dan Ketua Takmir. Jazakumullah ahsanal jaza (جَزَاكُمُ اللهُ اَحْسَنَ الْجَزَاء). Semoga segala dedikasi ini menjadi amal jariyah," ujar Bapak Zahid Khasani.

Penutupan Operasional

Seiring dengan penyerahan penghargaan ini, operasional program Ramah Masjid Pemudik 2026 secara resmi dinyatakan ditutup. Keberhasilan diantaranya  Masjid Daarunnajaa dalam menjalankan program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lain di wilayah Bojongsari dan Purbalingga untuk terus meningkatkan fungsi sosial masjid bagi kemaslahatan umat.


Humas KUA

Thofikkur Rokhman

Jumat, 27 Maret 2026

Rumah Warga di Bojongsari Terbakar, Diduga Akibat Obat Nyamuk

 

Foto: Rumah Bapak Geno rt:05 re:02 Bojongsari telah terjadi kebakaran pukul 07.00 wib, hari Jum'at, 27 Maret 2026.


Bojongsari (KUA) - Musibah kebakaran menimpa kediaman Bapak Geno (Pak Witno) di Desa Bojongsari, tepatnya berlokasi sekitar 100 meter dari Kantor Urusan Agama (KUA) Bojongsari pada Jumat (27/3) pagi.


Kronologi Kejadian

Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Api pertama kali terlihat muncul dan dengan cepat merambat ke bagian atas rumah. Warga sekitar yang melihat kepulan asap langsung bergotong-royong melakukan upaya pemadaman mandiri sembari menunggu bantuan dari tim pemadam kebakaran.

Penanganan dan Dampak

Tim Damkar Purbalingga segera meluncur ke lokasi setelah menerima laporan untuk memadamkan sisa api dan memastikan tidak ada titik api baru (pendinginan). Berikut adalah rincian terkait dampak kejadian:

Kerusakan: Sebagian besar atap rumah ludes terbakar.

Korban Jiwa: Nihil. Dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.

Penyebab: Dugaan sementara api berasal dari obat nyamuk bakar, namun kepastian penyebabnya masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak Polsek Bojongsari.


Sinergi di Lapangan

Selain petugas Damkar, personil dari Polsek Bojongsari turut mengamankan lokasi guna menjaga kondusivitas wilayah sekitar selama proses pemadaman. Solidaritas warga tetangga juga terlihat sangat tinggi dalam membantu mengevakuasi barang-barang milik korban dan membantu petugas di lapangan.

Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Selasa, 17 Maret 2026

Kisah Haru Penjaja Gerobak di Jalur Mudik: Hangatnya Pelayanan Masjid Daarunnajaa Bojongsari Ramah Pemudik Kemenag Purbalingga

 

Foto: Selasa, 17/03/2026, Pak Edi Rosidi Perjalan mudik dengan dorong gerobak nya Jalan kaki singgah di Masjid Ramah Daarunnajaa Pemudik dari Cilacap menuju Pemalang. 

BOJONGSARI (KUA)- Selasa, 17/03/2026. Di tengah hiruk-pikuk arus mudik yang didominasi kendaraan bermotor, sosok Pak Edi Rosidi mencuri perhatian. Dengan tekad baja, ia menempuh perjalanan ratusan kilometer dari Cilacap menuju Banyumudal, Moga, Pemalang, bukan dengan bus atau motor, melainkan dengan berjalan kaki sambil mendorong gerobaknya.

Setelah menempuh perjalanan melelahkan sejak kemarin, Pak Edi tiba di wilayah Purbalingga pada Selasa pagi (17/03) sekitar pukul 08.30 WIB. Langkah kakinya yang mulai berat menemukan tempat bernaung yang tepat: Masjid Daarunnajaa Bojongsari, salah satu titik dalam program Masjid Ramah Pemudik besutan Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.

Pelayanan yang Memanusiakan

Setibanya di pelataran masjid, Pak Edi disambut hangat oleh para petugas piket. Tidak ada sekat, tidak ada birokrasi yang rumit. Petugas dengan sigap mempersilakan beliau untuk beristirahat dengan layak.


Alhamdulillah, pelayanannya sangat ramah. Saya dipersilakan mandi, istirahat, bahkan disediakan tempat untuk mengisi daya (charger) HP. Semuanya tersedia dan gratis," ungkap Pak Edi dengan rona lega di wajahnya.

Program Masjid Ramah Pemudik ini memang dirancang oleh Kemenag Purbalingga untuk memastikan masjid-masjid di sepanjang jalan provinsi dan jalur mudik utama menjadi "oase" bagi siapa saja yang sedang dalam perjalanan.

Estafet Kebaikan Menuju Pemalang

Pak Edi menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kementerian Agama, khususnya Kemenag Purbalingga, atas inisiatif penyediaan fasilitas istirahat yang sangat membantu para pemudik, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik maupun sarana seperti dirinya.

Setelah dirasa cukup pulih dan ponselnya terisi penuh, Pak Edi kembali bersiap mendorong gerobaknya menuju Moga, Pemalang. Kehangatan dari para petugas di Masjid Daarunnajaa Bojongsari menjadi bekal semangat baginya untuk menuntaskan perjalanan panjang demi berkumpul bersama keluarga di hari kemenangan.

Masjid Ramah Pemudik: Menebar Maslahat, Melayani Umat.


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Jumat, 13 Maret 2026

Masjid Daarunnajaa Bojongsari Resmi Jadi Posko Ramah Pemudik, Sinergi Kemenag dan Lintas Sektoral Purbalingga

 

Foto:Jum'at, 13/03/2026.Kakankemenag Zahid Khasani melaunching layanan Masjid Ramah Pemudik Di Masjid Daarunnajaa Bojongsari. 

BOJONGSARI (KUA) – Jum'at, 13/03/2026. Langkah nyata dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para musafir di jalur mudik resmi dimulai. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Purbalingga, Zahid Khasani, secara resmi meluncurkan Posko Masjid Ramah Pemudik di Masjid Daarunnajaa Bojongsari, sebuah inisiatif yang menempatkan masjid sebagai pusat pelayanan publik yang religius dan humanis.

Dalam acara peresmian tersebut, Kakankemenag hadir didampingi oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan Sekda Purbalingga, Suroto, beserta jajaran dari Dinas Perhubungan, Baznas, Kasubag TU, Kasi Bimas Islam, Kasi Penma, Gara Zawa, dan penyelenggara terkait lainnya.


Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Ketua Takmir Masjid Daarunnajaa, Burhan Ahmat Fauzi, bersama Kepala KUA Bojongsari, Muthohir. Turut hadir unsur Forkopincam yang dipimpin oleh Kapolsek Bojongsari, Muslimun, serta jajaran Penyuluh Agama Islam KUA Bojongsari yang siap mengawal jalannya program ini.


Dalam sambutannya, perwakilan dari Baznas Purbalingga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Masjid Daarunnajaa atas kesiapannya menjadi garda terdepan dalam layanan ramah pemudik. Baznas berharap fasilitas ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.


Kelancaran arus lalu lintas dan mobilisasi di sekitar lokasi juga dipastikan berjalan kondusif berkat dukungan penuh dari organisasi Korkam, yang turut bersinergi menjaga ketertiban selama masa mudik berlangsung.

Dengan dilaunching-nya posko ini, Masjid Daarunnajaa kini siap melayani para pemudik dengan berbagai fasilitas penunjang yang tidak hanya nyaman untuk beribadah, tetapi juga memadai untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Sinergi Lintas Sektoral, KUA dan Polsek Bojongsari Siap Sukseskan Launching Masjid Ramah Pemudik

 

Foto:Jum'at, 13/03/2026, Kegiatan lintas sektoral KUA Bojongsari, dengan Polsek  serta Camat Bojongsari terkait "Layanan Masjid Ramah Pemudik . 

BOJONGSARI (KUA) – Menjelang musim mudik Lebaran, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari melakukan langkah proaktif dengan menggandeng jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Bojongsari. Koordinasi ini dilakukan guna mematangkan persiapan layanan Masjid Ramah Pemudik yang akan diluncurkan serentak di 11 masjid se-Kabupaten Purbalingga, termasuk di Masjid Daarunnajaa, Bojongsari.


Kepala KUA Bojongsari, Muthohir, didampingi oleh jajaran Penyuluh Agama Islam, menemui Kapolsek Bojongsari, Muslimun, untuk membahas teknis pengamanan dan kenyamanan bagi para pemudik yang nantinya akan singgah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Bojongsari menyatakan komitmen penuh untuk mendukung program unggulan Kemenag Purbalingga ini.


"Kami siap mem-backup penuh dari sisi keamanan, pengaturan lalu lintas, hingga menjamin rasa aman bagi para pemudik yang beristirahat di titik-titik layanan masjid ramah pemudik," ujar Muslimun.


Dukungan serupa juga datang dari Pemerintah Kecamatan Bojongsari. Mewakili Camat Bojongsari Tri Wahyu Dini Susanti, Sekcam Adi Riyadi menyampaikan bahwa pihak kecamatan sangat mengapresiasi inovasi layanan ini. Sinergi antara Kemenag, Kepolisian, dan Pemerintah Daerah diharapkan dapat memberikan pelayanan prima bagi masyarakat yang melintas di jalur provinsi.

Pelaksanaan launching Masjid Ramah Pemudik dijadwalkan berlangsung hari ini di 11 masjid strategis. Acara ini rencananya akan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Purbalingga bersama jajaran Forkopimda, yang meliputi Asisten 1 Setda, Kapolres, Dinas Perhubungan, serta perwakilan BM BSI KCP Purbalingga.

Melalui program ini, Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi oase yang nyaman bagi para musafir dengan fasilitas yang memadai dan lingkungan yang aman.


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Rabu, 11 Maret 2026

Kasi Bimas Islam Kemenag dan KUA Bojongsari Hadiri Penutupan Safari Ramadhan HISBAN di Banjaran

 

Foto: Kegiatan Buka Bersama Santri Al Falah Ploso Kediri di Banjaran Bojongsari,turut hadir Ketua DPRD Purbalingga dan Kasi Bimas Islam Kemenag Purbalingga. 

BOJONGSARI (KUA) - Rabu, 11/03/2026.Rangkaian kegiatan dakwah santri Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Mojo Kediri yang tergabung dalam HISBAN di Desa Banjaran, Kecamatan Bojongsari, resmi berakhir. Penutupan Safari Ramadhan ini ditandai dengan acara Buka Puasa Bersama yang digelar di Masjid Jami’ Baiturrohman, Dusun Sawangan, Rabu (11/03/2026).


Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Kasi Bimas Islam Kemenag Purbalingga Muh Nur Hidayat, Kepala KUA Kecamatan Bojongsari Muthohir, Ketua KKMI Fajar, serta Staf Ahli Bupati Purbalingga Supardi yang hadir mewakili Bupati Purbalingga. Turut hadir pula Camat Bojongsari beserta jajaran Forkompincam. 

Pesan Kebangsaan dan Ekonomi

Dalam sambutannya menjelang  Maghrib, Ketua DPRD Purbalingga, Bambang Irawan, memberikan pandangan mengenai kondisi global saat ini. Ia menyoroti ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat yang tengah memanas.

"Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang tidak menentu. Konflik berkelanjutan antara Iran dan USA diprediksi akan membawa dampak signifikan terhadap stabilitas ekonomi Indonesia. Kita harus tetap waspada dan memperkuat kemandirian ekonomi di tingkat lokal," ujar Bambang Irawan.

 Selain membahas isu global, beliau juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada para santri Al-Falah Ploso yang telah mendarbaktikan ilmunya selama 20 hari masa dakwah di Desa Banjaran.


Harapan untuk Masa Depan Santri

Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Banjaran, Ismun, mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan pengabdian para santri. Ia berharap pengalaman selama 20 hari ini menjadi bekal berharga bagi para santri.


"Semoga setelah selesai menimba ilmu di pesantren nanti, para santri benar-benar siap terjun langsung ke tengah masyarakat dan mendarbaktikan diri sepenuhnya untuk umat," harap Ismun.

Siraman Qolbu

Acara penutupan ini diakhiri dengan tausyiah yang disampaikan oleh Kyai Ahmad Sobri dari Jatilawang, Banyumas. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga tali silaturahmi dan konsistensi dalam beribadah pasca-kegiatan safari ramadhan berakhir.


Kegiatan berjalan dengan khidmat dan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa serta keberkahan bagi para santri yang akan kembali ke pondok pesantren.


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Perkuat Integritas dan Pelayanan: KUA Bojongsari Gelar Rapat Koordinasi Program Strategis Kemenag Purbalingga

 

Foto:Rabu, 11/03/2026.Muthohir Kepala KUA Bojongsari Mempimpin rapat terbatas di balai aula KUA Bojongsari. 

BOJONGSARI (KUA) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari, Muthohir, memimpin rapat terbatas bersama seluruh jajaran pegawai pada Rabu, 11 Maret 2026. Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat KUA Bojongsari ini bertujuan untuk menyinkronkan langkah dalam menindaklanjuti sejumlah agenda strategis Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.

Dalam arahannya, Muthohir menekankan pentingnya komitmen seluruh pegawai dalam mendukung visi Kemenag Purbalingga menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) 2027. Beliau menegaskan agar seluruh sistem dan alur kerja dipatuhi dengan disiplin tinggi guna meminimalisir adanya Pengaduan Masyarakat (Dumas).


"Kita harus menjaga integritas. Target WBBM 2027 mensyaratkan layanan yang bersih dan tanpa celah keluhan. Semua pegawai wajib mengikuti sistem yang telah ditetapkan," ujar Muthohir.


Menyongsong datangnya bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H, rapat ini juga menghasilkan beberapa poin kesepakatan penting terkait pelayanan publik dan kepedulian sosial, di antaranya:

1.Kepedulian Sosial & Wakaf: Sesuai imbauan, sebagian Tunjangan Hari Raya (THR) diharapkan dapat disalurkan melalui wakaf tunai. Selain itu, pegawai diminta peka terhadap lingkungan sekitar untuk berbagi kebaikan selama Ramadhan.

2.Layanan Mudik & Hari Besar: KUA Bojongsari akan menyiagakan petugas piket layanan mudik yang dipusatkan di Masjid Darunnajah. Selain itu, koordinasi petugas PHBI untuk pelaksanaan salat Idul Fitri di Alun-alun Purbalingga juga mulai dimatangkan.

3.Ketertiban Administrasi: Seluruh jajaran diminta segera menyiapkan laporan Zakat Fitrah, laporan kegiatan salat Idul Fitri, serta penyusunan SKP Triwulan I agar rampung tepat waktu.

4 Kebijakan Khusus: Kegiatan "Tebus Pasar Murah" yang direncanakan oleh instansi diputuskan untuk diberikan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk nyata pengabdian.

5.Manajemen Kerja: Terkait penyesuaian jadwal kerja, diumumkan pelaksanaan Work From Home (WFH) pada tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026.

Rapat terbatas ini ditutup dengan penegasan bahwa seluruh program kerja ini harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bojongsari dan mendukung reputasi positif Kemenag Purbalingga secara luas.


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Kontak

Akurasi Sempurna: KUA Bojongsari Bersama Pemdes Gembong Sukses Ukur Arah Kiblat Lewat Momentum Rashdul Kiblat

Foto: Kegiatan rasdulkiblat di lapangan Desa Gembong Bharata , pemdes, PCM dan Penyuluh Agama Islam(15/7/2026).  BOJONGSARI (KUA) - Memanfaa...