Rabu, 28 Januari 2026

Langkah Proaktif Kepala KUA Bojongsari: Koordinasi Perpindahan Kantor Sementara di MTs NU 6"

 






Foto:Rabu, 28/01/2026 Kepala Kantor Urusan Agama Bojongsari Muthohir Berkoordinasi dengan MTS NU 06 Bojongsari. 

Bojongsari (KUA)  - Kepala KUA Bojongsari Muthohir berkoordinasi dengan kepala MTS NU 6 Bojongsari Tri widodo Terkait akan di bangunnya KUA Bojongsari berstandar BSNP, yang akan dilaksanakan dlm bulan dekat ini, untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat pelayanan KUA Bojongsari akan pindah sementara di MTS NU 06 Bojongsari

Bojongsari untuk menghadirkan pelayanan publik yang sehati terus diperkuat oleh KUA Kecamatan Bojongsari. Menyongsong pembangunan gedung kantor baru yang berstandar nasional (BSNP) dalam waktu dekat, Kepala KUA Bojongsari, Bapak Muthohir, melakukan langkah strategis dengan berkoordinasi langsung ke MTs NU 06 Bojongsari pada 28/01/2026.


Pertemuan hangat tersebut disambut langsung oleh Kepala MTs NU 06 Bojongsari, Bapak Tri Widodo. Agenda utama koordinasi ini adalah pembahasan teknis mengenai rencana perpindahan sementara operasional pelayanan KUA Bojongsari ke lingkungan madrasah tersebut selama masa pembangunan berlangsung.


"Pembangunan gedung baru ini adalah upaya kami untuk memberikan kenyamanan dan standar pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Bojongsari. Agar pelayanan tidak terhenti, kami telah berkoordinasi dengan pihak MTs NU 06 untuk menempati lokasi sementara selama kurang lebih enam bulan ke depan," ujar Muthohir.


Senada dengan hal tersebut, Kepala MTs NU 06 Bojongsari, Tri Widodo, menyatakan dukungannya atas rencana ini. Sinergi antara lembaga keagamaan dan pendidikan ini diharapkan dapat menjadi solusi agar urusan administrasi masyarakat, mulai dari pendaftaran nikah hingga bimbingan keagamaan, tetap berjalan tanpa kendala meskipun kantor utama sedang dalam proses transformasi.


Pembangunan gedung KUA berstandar BSNP ini diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam peningkatan kualitas layanan publik di wilayah Bojongsari. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang karena seluruh jenis layanan akan tetap tersedia secara optimal di lokasi sementara (MTs NU 06 Bojongsari) hingga gedung baru siap ditempati.

Humas KUA BOJONGSARI

Thofikkur Rokhman

Selasa, 27 Januari 2026

Perkuat Mental Korban Banjir Bandang, Kemenag Purbalingga Siapkan Posko Keagamaan di Desa Sangkanayu

 

Foto:Selasa, 26/01/2026,  kegiatan persiapan posko keagamaan didesa Sangkanayu Rt13, RW05. Kec. Mrebet

Bojongsari (KUA) – Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak banjir bandang, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purbalingga bergerak cepat menyiapkan layanan terpadu. Ketua Tim Trauma Healing Kemenag Purbalingga, Muthohir, didampingi Wakil Ketua, Muntaqo, meninjau langsung kesiapan lokasi pembangunan Posko Keagamaan di Desa Sangkanayu RT 13 RW 05.

Posko ini dirancang sebagai pusat layanan darurat keagamaan bagi warga setempat. Selain berfungsi untuk memberikan bimbingan spiritual dan motivasi guna memulihkan trauma pascabencana, posko ini juga melayani konsultasi serta pengurusan dokumen keagamaan yang rusak atau hilang, seperti buku nikah dan dokumen penting lainnya.


Kehadiran kami di sini bukan sekadar meninjau lokasi, tetapi memastikan bahwa negara hadir di tengah masyarakat yang sedang berduka. Kami ingin membantu warga bangkit secara mental sekaligus mempermudah urusan administrasi keagamaan mereka," ujar Muthohir di sela-sela peninjauan.

Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman. 

Senin, 26 Januari 2026

Bojongsari Tanggap Bencana: KUA Gerak Cepat Lakukan Asesmen dan Trauma Healing

 

Foto:Senin, 25/01/2026.Kegiatan Rapat terbatas minggu diakhir bulan Januari 2026.diruang aula KUA BOJONGSARI. 

BOJONGSARI (KUA) – Di tengah suasana duka akibat rentetan bencana alam yang menimpa wilayah Purbalingga, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari menunjukkan responsibilitas tinggi. Pada Senin pagi (25/01/2026), dipimpin langsung oleh Kepala KUA Bojongsari, Muthohir, jajaran pegawai menggelar rapat koordinasi darurat di ruang aula mulai pukul 07.45 WIB hingga selesai.

Fokus pada Kemanusiaan dan Pemulihan Fasilitas

Rapat ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk keprihatinan mendalam atas musibah banjir bandang dan angin ribut yang melanda beberapa titik krusial. Banjir bandang telah melumpuhkan fasilitas umum, memutus jembatan, dan merusak pemukiman warga, terutama di wilayah Karangreja, Mrebet, dan Karangmoncol. Sementara itu, wilayah Bojongsari sendiri sempat diterjang angin ribut pada Jumat (23/01/2026). 


"Kita tidak boleh tinggal diam. Selain tugas administratif, tugas kemanusiaan adalah prioritas saat ini. Kita harus memastikan saudara-saudara kita di Karangreja, Mrebet, dan sekitarnya mendapatkan penanganan yang tepat," ujar Muthohir dalam arahannya.

Langkah Konkret KUA dan Kemenag Purbalingga

Menindaklanjuti kehadiran Kemenag Purbalingga di lapangan pada Minggu (24/01/2026), KUA Bojongsari langsung menginstruksikan para Penyuluh Agama untuk:

Melakukan Asesmen Cepat: Mendata kerusakan fasilitas keagamaan seperti Pondok Pesantren (PP), Madrasah Diniyah (Madin), LPA, Mushola, dan Masjid.

Digitalisasi Data: Data yang terkumpul wajib diunggah hari ini juga untuk dilaporkan ke tingkat kabupaten guna percepatan bantuan.

Koordinasi Donasi: Pengumpulan bantuan akan dilakukan satu pintu melalui koordinasi dengan Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.

Sinergi APRI, IPARI, dan Gotong Royong Warga

Langkah pasca-bencana juga menjadi sorotan. Organisasi profesi APRI (Asosiasi Penghulu Republik Indonesia) dan IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia) kini tengah berkoordinasi intensif untuk terjun ke lapangan. Fokus mereka adalah:

Penyaluran barang layak pakai.

Pemberian bimbingan Trauma Healing bagi warga yang mengalami syok pasca-bencana.

Di sisi lain, semangat gotong royong warga bersama stakeholder setempat terlihat nyata di lapangan. Mengingat akses jalan yang terputus, warga bahu-membahu membangun jembatan darurat dari bambu agar mobilitas masyarakat tidak lumpuh total.

Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman. 


Jumat, 23 Januari 2026

Perkuat Ketahanan Keluarga, KUA Bojongsari Gelar Edukasi Pola Asuh Serentak di Tiga RA


Foto: Jumat, 23/01/2025.Kegiatan Penyuluh Kantor Urusan Agama Bojongsari Parenting 

BOJONGSARI(KUA) – Dalam upaya memperkokoh fondasi karakter generasi muda sejak dini, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari melalui tim Penyuluh Agama Islam kembali melakukan aksi nyata di tengah masyarakat. Pada Jumat (23/01/2026), tim penyuluh menggelar safari edukasi parenting bertajuk penguatan pola asuh anak yang dilaksanakan secara serentak di tiga lembaga pendidikan Raudhatul Athfal (RA) di wilayah tersebut.

Adapun tiga lembaga yang menjadi pusat kegiatan hari ini adalah:

RA Diponegoro Metenggeng

RA Diponegoro Sawangan, Banjaran

RA Diponegoro Tambangan, Banjaran

Sinergi Agama dan Psikologi dalam Pengasuhan
Kegiatan ini tidak hanya sekadar sosialisasi formal, namun menjadi ruang diskusi interaktif bagi wali murid. Fokus utama materi yang disampaikan adalah pentingnya penyelarasan antara nilai-nilai agama dengan perkembangan psikologi anak di era modern.

Para penyuluh menekankan bahwa rumah adalah madrasah pertama bagi anak. Oleh karena itu, peran orang tua sebagai pilar utama pembentukan karakter sangat menentukan bagaimana anak akan bersikap saat kelak terjun ke masyarakat.

"Pola asuh yang positif bukan hanya tentang memberikan perintah, tapi tentang keteladanan dan kasih sayang yang sesuai dengan tuntunan agama serta kebutuhan mental anak," ujar salah satu penyuluh di sela kegiatan.

Menjawab Tantangan Mendidik Anak di Era Digital
Antusiasme luar biasa tampak dari para wali murid yang memadati ruang pertemuan. Isu mengenai tantangan mendidik anak di tengah gempuran teknologi dan era digital menjadi topik hangat yang banyak dikonsultasikan oleh orang tua.

Salah satu wali murid mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran program ini. "Kegiatan ini sangat relevan. Kami sebagai orang tua seringkali bingung menghadapi perubahan perilaku anak sekarang. Di sini kami diajarkan untuk lebih sabar dan memiliki bekal ilmu yang benar dalam mendidik," tuturnya.

Apresiasi dari Dunia Pendidikan
Langkah proaktif KUA Bojongsari ini mendapat apresiasi tinggi dari para pimpinan lembaga pendidikan. Kepala sekolah dari ketiga RA tersebut sepakat bahwa sinergi antara sekolah dan institusi seperti KUA sangat diperlukan untuk menciptakan keselarasan pendidikan di sekolah dan di rumah.

"Kami sangat berterima kasih. Program ini memberikan dampak positif yang nyata bagi lingkungan sekolah kami. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin demi mewujudkan lingkungan tumbuh kembang anak yang ideal," ungkap salah satu Kepala RA.

Harapan Masa Depan
Melalui rangkaian edukasi ini, KUA Bojongsari berharap angka ketahanan keluarga di wilayahnya semakin meningkat. Dengan membekali orang tua melalui pola asuh yang benar sejak usia dini, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.

Humas KUA Bojongsari
Thofikkur Rokhman


 

Rabu, 21 Januari 2026

Sinergi Penyuluh Agama dan BAZNAS Purbalingga: Berdayakan Ekonomi Umat melalui Program Zmart Baznas

 

Foto:Rabu, 21/01/2026, Kegiatan Survei dan pendampingan penerima manfaat program zmart Baznas Purbalingga. 

Bojongsari (KUA) - Rabu, 21/01/2026. Dalam upaya menekan angka kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di wilayah urban, Penyuluh Agama Islam KUA Bojongsari memperkuat kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga. Sinergi ini diwujudkan melalui pendampingan intensif bagi penerima manfaat program Zmart, sebuah inisiatif pemberdayaan ekonomi berbasis ritel mikro.

Salah satu penerima manfaat program ini adalah anggota jamaah Majelis Ta’lim dari Desa Kajongan, Kecamatan Bojongsari. Kehadiran penyuluh agama dalam program ini bukan sekadar sebagai pendamping administratif, melainkan sebagai jembatan strategis antara BAZNAS dan masyarakat di tingkat akar rumput.


Zmart: Lebih dari Sekadar Bantuan Modal

Program Zmart dirancang untuk meningkatkan eksistensi dan kapasitas usaha warung kelontong milik warga. Melalui bantuan ini, jamaah tidak hanya menerima suntikan modal, tetapi juga paket pemberdayaan komprehensif yang meliputi:

Bantuan Modal Usaha: Diversifikasi produk agar barang dagangan lebih variatif dan kompetitif.

Branding & Renovasi: Perbaikan fisik warung serta penguatan identitas visual (branding) agar lebih menarik bagi pembeli.

Optimalisasi Supply Chain: Pengembangan rantai pasok yang berkelanjutan untuk menjamin ketersediaan stok barang.

Dukungan Teknologi: Digitalisasi rantai distribusi untuk memudahkan pengelolaan stok dan transaksi.

Pendampingan Berkelanjutan: Edukasi berbasis kelompok maupun personal guna memastikan usaha berjalan stabil.

Peran Strategis Penyuluh Agama

Sebagai mitra produktif BAZNAS, Penyuluh Agama Islam KUA Bojongsari memegang peranan vital dalam memberikan edukasi dan literasi terkait pengelolaan zakat. Melalui pendampingan ini, diharapkan masyarakat memiliki pemahaman yang lebih luas bahwa zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif melalui pemberdayaan ekonomi.

Penyuluh agama hadir untuk memastikan bahwa bantuan ini dikelola dengan amanah dan profesional. Kami bertugas memberikan pembekalan spiritual sekaligus motivasi usaha, sehingga para mustahik (penerima zakat) hari ini, kelak dapat bertransformasi menjadi muzakki (pemberi zakat)," ujar salah satu (Thofikkur) Penyuluh Agama KUA Bojongsari.

Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman


Senin, 19 Januari 2026

Sinergi Baznas dan Kemenag Purbalingga: Optimalkan Peran Penyuluh Agama dalam Pengelolaan Zakat

 

Foto: Senin, 19/01/2026.Kegiatan Bimtek Mitra Baznas di aula Baznas Purbalingga. 

Purbalingga (Baznas) - Senin 19/01/2026. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bintek) bagi Mitra Baznas yang diikuti oleh Perwakilan  Penyuluh Agama Islam  se-Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tingkat akar rumput.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Baznas Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.S.I., didampingi jajaran pimpinan lainnya, yaitu Wakil Ketua 1 H. Suparna, Wakil Ketua 2 KH. Mashudi Munir, dan Wakil Ketua 3 H. Sukarman. Turut hadir memberikan dukungan, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Purbalingga, Muh. Nur Hidayat.


Apresiasi dan Optimalisasi Peran Penyuluh

Dalam sambutannya, Ketua Baznas Purbalingga, H. Soedijanto, menekankan pentingnya Memorandum of Understanding (MoU) yang telah terjalin antara Baznas dan Kemenag Purbalingga. Sinergi ini difokuskan pada optimalisasi peran penyuluh sebagai garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat mengenai zakat.

Kami sangat mengapresiasi kerja keras para penyuluh. Berkat peran aktif mereka dalam menghimpun donasi dari masjid-masjid melalui takmir masing-masing, donasi bencana alam di Sumatera dan Palestina" ujar Soedijanto. Ia juga mengungkapkan bahwa total pengumpulan donasi melalui jalur ini telah menyentuh angka Rp350 juta.

Digitalisasi dan Target "Kampung Zakat"

Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kemenag Purbalingga, Muh. Nur Hidayat, menyoroti pentingnya pengelolaan zakat yang berbasis data. Ia menjelaskan bahwa saat ini seluruh proses pengelolaan zakat, mulai dari pengumpulan, data Lembaga Amil Zakat (LAZ), hingga program kerja nasional, telah terintegrasi dalam aplikasi Simzak. 

Pengelolaan zakat harus akuntabel dan by data. Kami berharap, melalui peran penyuluh agama di lingkungan Kemenag Purbalingga, nantinya dapat segera terbentuk Kampung Zakat sebagai model pemberdayaan ekonomi umat yang berbasis pada dana zakat," jelas Nur Hidayat.

Materi dan Penutup

Bintek ini menghadirkan narasumber Rahmat, yang memaparkan materi strategis mengenai peran Mitra Baznas di Kabupaten Purbalingga dalam mempercepat distribusi dan pendayagunaan zakat agar tepat sasaran.

Acara bintek diakhiri dengan khidmat melalui doa penutup yang dipimpin oleh Wakil Ketua 2 Baznas Purbalingga, KH. Mashudi Munir Al Hafidz, dengan harapan agar langkah sinergis ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Purbalingga.

Humas KUA BOJONGSARI

Thofikkur Rokhman


Sabtu, 17 Januari 2026

Mencetak Generasi Qur’ani yang Nasionalis: Kepala KUA Bojongsari Pimpin Upacara di Ponpes Al Mansuroh

 

Foto:Sabtu, 17/01/2026 Kegiatan upacara setiap tanggal 17 hari ini selaku pembina upacara Kepala KUA Bojongsari di Pondok Al Mansuroh Brobot Bojongsari. 

BOJONGSARI (KUA) – Semangat nasionalisme dan religiusitas menyatu di Pondok Pesantren Tahfidh Al-Qur'an Al Mansuroh, Desa Brobot, pada Sabtu (17/01/2026). Kepala KUA Bojongsari, H. Muthohir, hadir memimpin upacara bendera rutin bulanan yang dilaksanakan setiap tanggal 17.


Didampingi oleh Penyuluh Agama Islam dan staf KUA, kehadiran H. Muthohir disambut hangat oleh Mudir Pondok, jajaran asatidz, serta seluruh santri. Upacara ini bukan sekadar rutinitas, melainkan simbol syukur atas kemerdekaan dan wujud cinta tanah air dari kalangan pesantren.

Pesan Utama: Al-Qur’an dan Kebangsaan

Dalam amanatnya, H. Muthohir memberikan apresiasi tinggi kepada Ponpes Al Mansuroh yang konsisten menanamkan nilai kebangsaan. Beliau menekankan bahwa santri penghafal Al-Qur'an adalah generasi pilihan yang memikul amanah besar.

Al-Qur'an tidak hanya untuk dihafal, tetapi untuk dipahami dan diamalkan dalam kehidupan berbangsa. Menjadi santri berarti menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab," tegasnya.

Doa untuk Negeri

Kegiatan ditutup dengan khidmat melalui doa bersama. Memohon agar para santri diberikan hafalan yang kuat, ilmu yang bermanfaat, serta agar Indonesia senantiasa dijauhkan dari perpecahan dan diberkahi dengan kedamaian.

Melalui momentum ini, diharapkan lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara spiritual, tetapi juga setia menjaga agama, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Selasa, 13 Januari 2026

Akselerasi Sertifikasi Tanah Wakaf: Penyuluh Agama Islam KUA Bojongsari Dampingi Pewakif di Dukuh Pagutan Bojongsari

 

Foto: Selasa, 13/01/2026. Penyuluh Agama Isalam KUA Bojongsari, dampingi dalam memberikan pelayanan Keagamaan "mempercepat proses aset keagamaan (Wakaf)

BOJONGSARI(KUA) – Komitmen Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari dalam memberikan pelayanan sehati kembali dibuktikan. Pada Selasa (13/01/2026), Penyuluh Agama Islam KUA Bojongsari melaksanakan aksi "Pendampingan" guna mempercepat proses legalitas aset keagamaan di Dukuh Pagutan, Desa Bojongsari.


Langkah proaktif ini dilakukan oleh Penyuluh Agama Bojongsari KUA Bojongsari, yang secara khusus mendatangi kediaman Ibu Hj. Sarwini. Kehadiran mereka bertujuan untuk mendampingi pihak keluarga dalam memproses niat mulia mewakafkan tanah guna pengembangan Masjid dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).


Pendampingan Intensif dan Edukasi Hukum Tidak hanya sekadar urusan administrasi, Penyuluh Agama Islam mengawali kegiatan dengan melakukan verifikasi berkas di kediaman pewakif. Dalam kesempatan tersebut, juga memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya kekuatan hukum tetap pada aset wakaf untuk menghindari potensi sengketa di masa depan.


Peninjauan Lokasi dan Sinergi Lintas Sektoral Agenda dilanjutkan dengan peninjauan lapangan bersama pewakif dan Ketua RT setempat. melakukan cek fisik bangunan masjid dan TPQ yang telah berdiri, sekaligus melakukan penentuan batas-batas tanah secara presisi.
Foto: Dariman Penyuluh Agama Islam Berkoordinasi dengan Ibu Hj. Sarwini, yang akan mewakafkan tanahnya.

Guna memastikan validitas data, penyuluh juga mendampingi pewakif berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Desa Bojongsari. Di Balai Desa, dilakukan pengecekan langsung pada Buku Leter C untuk menyinkronkan data pertanahan agar proses pengusulan Akta Ikrar Wakaf (AIW) berjalan mulus.

Foto:Tohar Penyuluh Agama KUA Bojongsari berkoordinasi dengan Sekdes Desa Bojongsari "hal tanah yang akan diwakafkan oleh ibu Sarwini. 

Apresiasi Atas Pelayanan Mudah Ibu Hj. Sarwini selaku pewakif mengaku sangat terbantu dengan hadirnya Penyuluh Agama Islam dari KUA Bojongsari.


"Kami sangat bersyukur dan merasa dimudahkan. Petugas mau turun langsung ke rumah dan mengawal prosesnya hingga ke desa, sehingga urusan birokrasi yang awalnya kami kira rumit menjadi jauh lebih mudah," ungkapnya penuh syukur.


Aksi Pendampingan ini merupakan manifestasi dari fungsi KUA dalam bimbingan zakat dan wakaf sesuai regulasi terbaru. Dengan pendampingan langsung seperti ini, KUA Bojongsari berharap seluruh niat baik masyarakat dalam berwakaf dapat terfasilitasi secara cepat, tepat, dan memiliki kepastian hukum yang kuat.



Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Senin, 12 Januari 2026

Pimpin Apel Pagi, Kepala KUA Bojongsari Tekankan 8 Fungsi Utama KUA dan Disiplin Administrasi

 

Foto: Senin, 12/01/2026. kegiatan apel pagi dilaksanakan di halaman KUA Bojongsari dipimipin H. Muthohir selaku Pembina Upacara. 

BOJONGSARI (KUA) – Mengawali pekan kedua di bulan Januari, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari menggelar Apel Pagi rutin di halaman kantor pada Senin (12/01/2026). Bertindak sebagai Pembina Apel, Kepala KUA Bojongsari, Muthohir, memberikan arahan strategis di hadapan seluruh jajaran pegawai.

Dalam amanatnya, Muthohir menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap regulasi terbaru, khususnya Keputusan Dirjen Bimas Islam No. 980 Tahun 2025. Beliau mengingatkan bahwa KUA kini memegang mandat untuk menyelenggarakan 8 (delapan) fungsi utama yang harus dilaksanakan secara optimal, meliputi:


-Pelayanan dan Pengawasan: Pencatatan pernikahan, rujuk, serta pelaporannya.

-Keluarga Sakinah: Bimbingan perkawinan dan konsultasi keluarga.

-Kemasjidan: Pemberdayaan dan bimbingan kemasjidan.

-Konsultasi Syariah: Layanan konsultasi terkait hukum Islam.

-Penerangan Agama: Bimbingan dan penyuluhan agama Islam.

-Zakat dan Wakaf: Pengelolaan serta bimbingan zakat dan wakaf.

-Informasi Keagamaan: Pengelolaan data dan pemanfaatan sistem informasi.

-Tata Usaha: Pelaksanaan administrasi dan kerumahtanggaan kantor.


Pesan Disiplin dan Penyambutan Pegawai Baru

Selain memaparkan tugas pokok, suasana apel juga diwarnai dengan momen hangat penyambutan rekan kerja baru, Misdar Masdarudin Akhmad. Dalam sapaannya, Muthohir mengutip pepatah bijak untuk memotivasi adaptasi di lingkungan kerja yang baru.


Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kami ucapkan selamat datang kepada saudara Misdar, mari segera bersinergi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bojongsari," tutur Muthohir.


Akselerasi Laporan Administrasi

Menutup arahannya, Kepala KUA memberikan instruksi tegas terkait kedisiplinan administrasi digital. Beliau meminta seluruh pegawai untuk segera menyelesaikan beberapa tanggung jawab krusial pekan ini, di antaranya:

-Pelaporan Indeks Prestasi (IP) MyASN.

-Pengisian data Kekuatan Bimas Islam.

-Penyelesaian laporan e-Kinerja yang ditargetkan rampung paling lambat akhir pekan ini.


Kegiatan apel pagi yang berlangsung khidmat ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh staf KUA Bojongsari untuk terus meningkatkan performa layanan yang profesional dan akuntabel sepanjang tahun 2026.


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Jumat, 09 Januari 2026

Akselerasi Pembangunan Gedung SBSN, Tim Survei Sambangi KUA Bojongsari

 

Foto:Jumat, 09/01/2026.Cv.Waskita Cipta Graha melakukan survei perencanaan pembangunan KUA Bojongsari SBSN. 

Bojongsari (KUA) - Langkah nyata peningkatan sarana prasarana layanan keagamaan terus dipacu. Pada Jumat siang (09/01), tepat pukul 14.30 WIB, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari menerima kunjungan penting dari tim survei CV. Waskita Cipta Graha asal Purbalingga. Kunjungan ini merupakan bagian dari tahapan krusial perencanaan pembangunan gedung KUA Bojongsari melalui skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)


Hadir langsung mendampingi tim survei tersebut, jajaran pejabat dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, di antaranya Kasi Penma, Wisnu Sudarman, yang bertindak selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan gedung SBSN. Turut hadir memberikan dukungan teknis dan koordinatif, Kasi Bimas Islam, Moh Nur Hidayah, serta Kasi PAIS, Didik Wirawan..

 

Rombongan tim survei dan jajaran Kemenag disambut hangat oleh Kepala KUA Bojongsari, Muthohir. Pertemuan ini difokuskan pada peninjauan lokasi dan pengukuran teknis guna memastikan perencanaan bangunan sesuai dengan standar prototipe KUA SBSN yang modern dan representatif.

Muthohir menyampaikan harapannya agar proses survei ini berjalan lancar tanpa kendala berarti.


"Kami menargetkan dalam waktu tiga hari ke depan, proses survei lapangan ini sudah selesai sepenuhnya. Hasilnya akan segera dilaporkan agar tahap pembangunan fisik KUA Bojongsari dapat segera ditindaklanjuti," ujarnya.


Pembangunan gedung KUA melalui skema SBSN ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Bojongsari, dengan fasilitas gedung yang lebih memadai, nyaman, dan fungsional. Dengan sinergi antara tim teknis dan jajaran Kemenag, proyek ini diharapkan menjadi tonggak peningkatan performa layanan keagamaan di wilayah tersebut.


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Selasa, 06 Januari 2026

Gaya Klasik, Pesan Organik: Uniknya Pernikahan Alfan & Visca di KUA Bojongsari, Diantar Delman hingga Aksi Tanam Pohon

 

Foto:Kegiatan Pelaksanaan nikah dikantor Urusan Agama Bojongsari 06/01/2026 , unik dengan mengendarai delman. 

BOJONGSARI (KUA) - Selasa,06/01/2026, Suasana Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari pada Selasa pagi (06/01/2026) tampak berbeda dari biasanya. Suara derap langkah kuda dan gemerincing lonceng delman memecah keheningan, mengantarkan pasangan pengantin, Alfan Fuat dan Visca Refita Marcelia, menuju gerbang pelaminan.

Pernikahan pasangan asal Bojongsari ini mencuri perhatian warga dan staf KUA. Bukan dengan mobil mewah, mereka memilih menggunakan kereta kuda tradisional (delman) yang dihias cantik, diiringi rombongan keluarga besar yang membawa suasana kemeriahan penuh keakraban.

Khotbah Nikah: Membangun Surga di Rumah dan di Alam

Prosesi akad nikah dipimpin langsung oleh Kepala KUA Bojongsari, H. Muthohir, S.Pd.I. Dalam suasana yang khidmat, beliau tidak hanya memberikan pesan tentang fondasi rumah tangga, tetapi juga menyisipkan pesan ekologis yang mendalam.

Dalam khotbah nikahnya, H. Muthohir menekankan pentingnya membangun keluarga yang Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah. Namun, beliau menambahkan dimensi baru dalam ibadah pernikahan, yaitu mencintai alam.

"Membangun keluarga bukan hanya soal hubungan antar manusia, tapi juga hubungan kita dengan bumi ciptaan Allah. Sebagai simbol tumbuhnya cinta yang baru, saya instruksikan pengantin untuk menanam pohon di lingkungan rumah setelah ini," pesan H. Muthohir di hadapan kedua mempelai.

Menanam Pohon, Menumbuhkan Harapa

Anjuran menanam pohon bagi pengantin baru ini merupakan bagian dari upaya KUA Bojongsari dalam mengampanyekan "Green Marriage" atau pernikahan berwawasan lingkungan. Pohon yang ditanam diharapkan menjadi saksi hidup perjalanan cinta Alfan dan Visca—yang akarnya menghujam kuat ke bumi dan rantingnya memberikan manfaat bagi sesama.

Pernikahan ini menjadi bukti bahwa kesederhanaan tradisi (delman) dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berpadu menjadi sebuah prosesi yang indah dan penuh makna.

Humas KUA Bojongsari
Thofikkur Rokhman


Senin, 05 Januari 2026

Semangat Baru 2026: KUA Bojongsari Perkuat Sinergi dan Lepas Dedikasi Pegawai Terbaik

 

Foto: Senin, 05/01/2026 Rapat terbatas diawal tahun 2026 diruang balai nikah KUA Bojongsari dipimipin lansung Muthohir Selaku Kepala KUA Bojongsari. 

Bojongsari (KUA)-Senin, 05/01/2025 Mengawali lembaran kerja di tahun 2026, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) perdana pada Senin, 05Januari 2026. Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala KUA Bojongsari, Muthohir, ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi dan memperkuat kebersamaan di lingkungan kerja.

Sinergi di Tengah Perubahan

Dalam arahannya, Muthohir menekankan pentingnya peningkatan semangat kerja dibandingkan tahun sebelumnya. Agenda Rakor kali ini terasa cukup emosional seiring dengan adanya mutasi salah satu pegawai andalan, Bambang Sutriono, yang selama ini menjabat sebagai Pengolah Data dan Informasi.

Mutasi adalah bagian dari dinamika organisasi. Meski kita kehilangan sosok di bagian data, kebersamaan dan sinergi tidak boleh luntur. Justru di momen transisi ini, kita harus saling bahu-membahu agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal," ujar Muthohir.

Penuntasan Administrasi 2025 dan Target 2026.

Selain membahas penguatan tim, rapat ini juga menjadi ajang evaluasi dan penuntasan kewajiban administrasi tahun lalu. Beberapa poin krusial yang ditegaskan meliputi:

Penyelesaian SKP e-Kinerja: Seluruh pegawai diinstruksikan untuk segera merampungkan pelaporan SKP e-Kinerja untuk Triwulan IV sekaligus laporan Final Tahun 2025.

Pembagian Tugas Baru: Penyesuaian struktur kerja dilakukan agar beban tugas terdistribusi secara merata pasca-mutasi. "Minimal kita bisa menjaga ritme kerja yang sudah ada, atau bahkan meningkatkannya," tambahnya.


Persiapan Perpisahan dan Kenang-kenangan

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Bambang Sutriono, keluarga besar KUA Bojongsari juga mulai mempersiapkan proses kepindahan beliau. Rapat menyepakati pemberian kenang-kenangan sebagai simbol terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Bojongsari.


Rakor ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan tahun 2026 sebagai tahun prestasi dengan landasan kekeluargaan yang erat.


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman


Kontak

Akurasi Sempurna: KUA Bojongsari Bersama Pemdes Gembong Sukses Ukur Arah Kiblat Lewat Momentum Rashdul Kiblat

Foto: Kegiatan rasdulkiblat di lapangan Desa Gembong Bharata , pemdes, PCM dan Penyuluh Agama Islam(15/7/2026).  BOJONGSARI (KUA) - Memanfaa...