Senen,07 Oktober 2024
BOJONGSARI (KUA), Pernikahan merupakan ibadah yang mulia. Oleh karena itu, semua syarat dan rukun pernikahan harus dipenuhi dengan baik. Bagi seorang mualaf yang ingin menikah dengan seorang muslimah, keislaman yang tulus dan komitmen untuk menjalankan ajaran Islam adalah hal yang paling utama.
Kepala KUA Bojongsari H. Munthohir, S.Pd.I Senen 07 Oktober 2024 diruang balai nikah, memuallafkan calon pengantin dari Swedia Nama : KARL INGVAR JESPER STROM yang tempat/Tanggal lahir: Savar Nedre, 27 Desember 1986 tinggal di Kronoskogsvagen 77 Lgh 1002, 90361, Umea Swedia, yang beragama Kristen Protestan. yang akan melaksanakan nikah di hotel Owabong Bojongsari, pada tanggal 18 Oktober 2021,dengan gadis muslimah Mbak Anggit dari Desa Binagun Kecamatan Mrebet Purbalingga.
Setelah mengucapkan dua kalimat syahadat di hadapan saksi, yang di pandu H.Munthohir selaku Kepala Kantor Urusan Agama Bojongsari, yang menjadi saksi Tohar (Penyuluh Agama Bojongsari) dan tokoh agama Anggitya Dharma Dewangga dari Binangun Mrebet ,setelah selesai pengucapan Syahadatain.
Mendapatkan surat keterangan mualaf. dari KUA Bojongsari. Sebagai Bukti legal formil.karena Dokumen ini akan penting untuk proses pencatatan pernikahan nanti , Proses masuk Islam (mualaf) harus disaksikan oleh dua orang muslim yang adil dan terpercaya. Saksi-saksi ini akan memberikan kesaksian di hadapan petugas pencatat nikah mengenai keislaman calon suami.
Keislaman yang Tulus
Syarat utama seseorang yang ingin menikah dengan seorang muslimah adalah memeluk agama Islam dengan tulus dan ikhlas. Keislaman yang didasari oleh keyakinan yang benar dan komitmen untuk menjalankan ajaran Islam adalah hal yang sangat penting.
Memahami Ajaran Islam
Selain memeluk Islam, calon suami juga perlu memahami dasar-dasar ajaran Islam. Pemahaman ini penting agar ia mampu menjalankan perannya sebagai suami muslim yang baik dan bertanggung jawab.
Niat yang Benar
Niat untuk masuk Islam semata-mata karena ridho Allah SWT. Meskipun Islam terbuka bagi siapa saja yang ingin masuk, niat yang tulus dan ikhlas untuk menjalankan syariat Islam adalah yang paling utama.
By: Thofikkur Rokhman
