Foto:Rabu, 21/01/2026, Kegiatan Survei dan pendampingan penerima manfaat program zmart Baznas Purbalingga.
Bojongsari (KUA) - Rabu, 21/01/2026. Dalam upaya menekan angka kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di wilayah urban, Penyuluh Agama Islam KUA Bojongsari memperkuat kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga. Sinergi ini diwujudkan melalui pendampingan intensif bagi penerima manfaat program Zmart, sebuah inisiatif pemberdayaan ekonomi berbasis ritel mikro.
Salah satu penerima manfaat program ini adalah anggota jamaah Majelis Ta’lim dari Desa Kajongan, Kecamatan Bojongsari. Kehadiran penyuluh agama dalam program ini bukan sekadar sebagai pendamping administratif, melainkan sebagai jembatan strategis antara BAZNAS dan masyarakat di tingkat akar rumput.
Zmart: Lebih dari Sekadar Bantuan Modal
Program Zmart dirancang untuk meningkatkan eksistensi dan kapasitas usaha warung kelontong milik warga. Melalui bantuan ini, jamaah tidak hanya menerima suntikan modal, tetapi juga paket pemberdayaan komprehensif yang meliputi:
Bantuan Modal Usaha: Diversifikasi produk agar barang dagangan lebih variatif dan kompetitif.
Branding & Renovasi: Perbaikan fisik warung serta penguatan identitas visual (branding) agar lebih menarik bagi pembeli.
Optimalisasi Supply Chain: Pengembangan rantai pasok yang berkelanjutan untuk menjamin ketersediaan stok barang.
Dukungan Teknologi: Digitalisasi rantai distribusi untuk memudahkan pengelolaan stok dan transaksi.
Pendampingan Berkelanjutan: Edukasi berbasis kelompok maupun personal guna memastikan usaha berjalan stabil.
Peran Strategis Penyuluh Agama
Sebagai mitra produktif BAZNAS, Penyuluh Agama Islam KUA Bojongsari memegang peranan vital dalam memberikan edukasi dan literasi terkait pengelolaan zakat. Melalui pendampingan ini, diharapkan masyarakat memiliki pemahaman yang lebih luas bahwa zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif melalui pemberdayaan ekonomi.
Penyuluh agama hadir untuk memastikan bahwa bantuan ini dikelola dengan amanah dan profesional. Kami bertugas memberikan pembekalan spiritual sekaligus motivasi usaha, sehingga para mustahik (penerima zakat) hari ini, kelak dapat bertransformasi menjadi muzakki (pemberi zakat)," ujar salah satu (Thofikkur) Penyuluh Agama KUA Bojongsari.
Humas KUA Bojongsari
Thofikkur Rokhman

