Foto: Kegiatan Apel Pagi, 3/05/2026, Kantor Urusan Agama Bojongsari dipimpin "Muthohir" Kepala KUA Bojongsari.
BOJONGSARI (KUA) - Semangat menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2027 bergema kuat dalam apel pagi di lingkungan KUA Bojongsari. Dipimpin langsung oleh Kepala KUA, Muthohir, apel diawali dengan yel-yel khas Kemenag Purbalingga SEHATI X2 "Galaksi" ( Tolak Gratifikasi) No Korupsi, Inovasi Berdampak Kemenag Purbalingga Untuk Umat, Urab Mendoan, Paku Bumi, WBBM Tahun 2027 Siap...Siap...Siap ...Pasti Kita Dapat, sebagai bentuk komitmen seluruh jajaran Kemenag Purbalingga dalam menolak korupsi dan memberikan budaya pelayanan prima SEHATI.
Dalam amanatnya, Muthohir menekankan pentingnya inovasi yang berdampak langsung bagi umat, seperti program Urab Mendoan dan Paku Bumi. Beliau menginstruksikan seluruh pegawai untuk senantiasa memberikan pelayanan prima yang SEHATI (Santun, Efektif, Efisien, Humanis, Amanah, Tertib, Ikhlas) serta disiplin dalam menjalankan tupoksi masing-masing.
Selain penguatan integritas, apel ini juga menjadi sarana sosialisasi regulasi. Muthohir menjelaskan perubahan sebutan P3N yang kini kembali menggunakan istilah Pak Kayim atau Modin. Beliau juga menegaskan aturan biaya nikah: Nol Rupiah jika dilaksanakan di KUA pada jam kerja, dan biaya Rp600.000 yang langsung masuk ke kas negara jika dilaksanakan di luar kantor.
Suasana haru dan bangga menyelimuti akhir apel saat Kepala KUA memberikan ucapan selamat kepada tiga personel yang resmi menyandang status PNS per 1 Mei 2026, yaitu Ismail Hasan, Nasruddin, dan Sabarina Rizki Amalia. "Semoga amanah baru ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi bagi bangsa dan agama," pungkasnya.
Humas KUA Bojongsari
Thofikkur Rokhman

