Rabu, 11 Maret 2026

Perkuat Integritas dan Pelayanan: KUA Bojongsari Gelar Rapat Koordinasi Program Strategis Kemenag Purbalingga

 

Foto:Rabu, 11/03/2026.Muthohir Kepala KUA Bojongsari Mempimpin rapat terbatas di balai aula KUA Bojongsari. 

BOJONGSARI (KUA) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari, Muthohir, memimpin rapat terbatas bersama seluruh jajaran pegawai pada Rabu, 11 Maret 2026. Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat KUA Bojongsari ini bertujuan untuk menyinkronkan langkah dalam menindaklanjuti sejumlah agenda strategis Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.

Dalam arahannya, Muthohir menekankan pentingnya komitmen seluruh pegawai dalam mendukung visi Kemenag Purbalingga menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) 2027. Beliau menegaskan agar seluruh sistem dan alur kerja dipatuhi dengan disiplin tinggi guna meminimalisir adanya Pengaduan Masyarakat (Dumas).


"Kita harus menjaga integritas. Target WBBM 2027 mensyaratkan layanan yang bersih dan tanpa celah keluhan. Semua pegawai wajib mengikuti sistem yang telah ditetapkan," ujar Muthohir.


Menyongsong datangnya bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H, rapat ini juga menghasilkan beberapa poin kesepakatan penting terkait pelayanan publik dan kepedulian sosial, di antaranya:

1.Kepedulian Sosial & Wakaf: Sesuai imbauan, sebagian Tunjangan Hari Raya (THR) diharapkan dapat disalurkan melalui wakaf tunai. Selain itu, pegawai diminta peka terhadap lingkungan sekitar untuk berbagi kebaikan selama Ramadhan.

2.Layanan Mudik & Hari Besar: KUA Bojongsari akan menyiagakan petugas piket layanan mudik yang dipusatkan di Masjid Darunnajah. Selain itu, koordinasi petugas PHBI untuk pelaksanaan salat Idul Fitri di Alun-alun Purbalingga juga mulai dimatangkan.

3.Ketertiban Administrasi: Seluruh jajaran diminta segera menyiapkan laporan Zakat Fitrah, laporan kegiatan salat Idul Fitri, serta penyusunan SKP Triwulan I agar rampung tepat waktu.

4 Kebijakan Khusus: Kegiatan "Tebus Pasar Murah" yang direncanakan oleh instansi diputuskan untuk diberikan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk nyata pengabdian.

5.Manajemen Kerja: Terkait penyesuaian jadwal kerja, diumumkan pelaksanaan Work From Home (WFH) pada tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026.

Rapat terbatas ini ditutup dengan penegasan bahwa seluruh program kerja ini harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bojongsari dan mendukung reputasi positif Kemenag Purbalingga secara luas.


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Selasa, 10 Maret 2026

THE MOST KUA Bojongsari: Membumikan Konsep Mitsaaqan Ghalizhan di Komunitas Wali Murid RA Diponegoro Banjaran Bojongsari

 

Foto:Kegiatan The Most KUA "Move For Sakinah Maslahat Di RA Diponegoro Banjaran Bojongsari

BOJONGSARI (KUA)- Program "The MOST KUA - Move for Sakinah Maslahat" terus bergerak aktif menjangkau berbagai lapisan masyarakat di Kecamatan Bojongsari. Kali ini, tim penyuluh dari Kantor Urusan Agama (KUA) Bojongsari hadir di tengah komunitas wali murid ibu-ibu RA (Raudhotul Atfal) Diponegoro, Tambangan, Desa Banjaran, pada Selasa (10/03/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari layanan bergerak KUA selama bulan Ramadan 1447 H untuk memastikan bimbingan keluarga sakinah hadir langsung di tengah-tengah komunitas akar rumput.

Membangun Pondasi Keluarga di Era Modern

Dalam kesempatan tersebut, hadir dua penyuluh senior KUA Bojongsari, Thofikkur Rokhman dan Tohar. Dalam paparannya, Thofikkur Rokhman menekankan bahwa keluarga yang kuat adalah kunci utama terciptanya masyarakat yang berkualitas. Beliau mengupas tuntas mengenai konsep Keluarga Sakinah, Mawaddah, Warahmah, dan Maslahat melalui pendekatan dalil Al-Qur'an yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.


4 Pilar Utama Keluarga Sakinah
Dihadapan ibu-ibu wali murid yang antusias, Thofikkur Rokhman menjelaskan empat pilar pondasi dalam berumah tangga:

1. Zawaaj (Relasi Berpasangan): Sebagaimana termaktub dalam QS. Al-Baqarah: 187, suami dan istri adalah ibarat pakaian bagi satu sama lain—saling melindungi, menutupi kekurangan, dan menghiasi.

2.Mitsaaqan Ghalizhan (Janji Kokoh): Memandang pernikahan bukan sekadar ikatan biasa, melainkan janji suci dan kuat di hadapan Allah SWT, sesuai tuntunan QS. An-Nisa: 21.

3.Mu’asyarah bil Ma’ruf (Saling Berbuat Baik): Menanamkan sikap dan perilaku santun serta penuh kasih sayang dalam interaksi suami-istri, sebagaimana perintah dalam QS. An-Nisa: 19.

4.Musyawarah (Rembugan Bersama): Segala urusan rumah tangga harus diselesaikan dengan komunikasi yang baik dan diskusi bersama, sesuai semangat QS. Al-Baqarah: 233.

Layanan Berdampak di Bulan Suci

Sinergi antara Thofikkur Rokhman dan Tohar dalam menyampaikan materi membuat suasana pembinaan berlangsung dialogis. Ibu-ibu wali murid RA Diponegoro nampak responsif dalam sesi diskusi, mencerminkan kerinduan masyarakat akan bimbingan keagamaan yang menyentuh ranah praktis keluarga.

Melalui pilar-pilar ini, kita berharap ibu-ibu wali murid tidak hanya mencetak anak-anak yang shalih secara intelektual di RA, tetapi juga membangun ekosistem rumah tangga yang damai dan maslahat bagi lingkungan sekitar," ujar Thofikkur di sela-sela kegiatannya.

Kegiatan The MOST KUA ini kembali membuktikan komitmen KUA Bojongsari dalam bertransformasi: tidak hanya melayani secara administratif, tetapi aktif bergerak (move) untuk memberikan dampak nyata bagi ketahanan keluarga di wilayah Bojongsari.

Humas KUA Bojongsari
Thofikkur Rokhman


Senin, 09 Maret 2026

The MOST KUA: KUA Bojongsari Edukasi Ratusan Siswa MTs Muhammadiyah 10 Gembong Bojongsari Terkait Regulasi Perkawinan

 

Foto:Senin, 09/03/2026.kegiatan The Most KUA "Move For Sakinah Maslahat"MTs Muhamadiyah 10 Gembong Bojongsari. 

BOJONGSARI (KUA) – Komitmen KUA Kecamatan Bojongsari dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui program "The MOST KUA - Move for Sakinah Maslahat" terus berlanjut. Memasuki hari kesembilan di bulan Ramadan 1447 H, Senin (09/03/2026), tim penyuluh KUA Bojongsari menyasar kalangan remaja di MTs Muhammadiyah 10 Gembong, Purbalingga. 

Bertempat di Masjid Darunnajah, Gembong, kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 400 siswa-siswi dari kelas 9 hingga kelas 11. Kehadiran tim KUA disambut hangat oleh Kepala Madrasah, Masrufah, S.Ag., beserta seluruh jajaran dewan guru.

Pesan Penting dari Sekolah

Acara dibuka secara resmi oleh perwakilan guru, H. Yuni Eko Budi Santoso. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pembinaan ini bagi masa depan para siswa.

"Kami sangat berterima kasih kepada KUA Bojongsari yang telah bersosialisasi di sekolah kami. Saya minta anak-anak sekalian menyimak dengan serius apa yang disampaikan para penyuluh, karena ini adalah bekal penting untuk masa depan kalian," pesan beliau di hadapan ratusan siswa yang antusias.


Kolaborasi Penyuluh: Edukasi, Regulasi, dan Motivasi

Guna memastikan pesan tersampaikan dengan efektif dan dialogis, para Penyuluh Agama Islam KUA Bojongsari berbagi peran dalam memberikan materi:

-Tohar mengupas tuntas mengenai dampak negatif pernikahan dini, baik dari sisi kesehatan, psikologis, maupun sosial, agar para siswa memiliki kesadaran untuk mengutamakan pendidikan.


-Dariman mencairkan suasana dengan mengajak seluruh siswa melakukan yel-yel "Tolak Nikah Dini". Gemuruh semangat para siswa membuat suasana di Masjid Darunnajah menjadi hidup dan penuh energi.


-Thofikkur Rokhman memberikan penguatan dari sisi hukum dengan memaparkan regulasi Undang-Undang Perkawinan. Penekanan pada aturan negara ini bertujuan agar siswa memahami batasan usia minimal pernikahan dan aspek legalitas yang berlaku di Indonesia.

Dokumentasi dan Sinergi Berkelanjutan

Acara yang dimulai pukul 08.15 WIB ini berlangsung sangat responsif. Dipandu oleh Siti Rofiqoh selaku MC, kegiatan berjalan tertib hingga akhir. Sebagai bagian dari program The MOST KUA, seluruh rangkaian kegiatan ini terdokumentasi secara digital untuk memastikan pembinaan yang dilakukan terukur dan berkelanjutan.

Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman


Jumat, 06 Maret 2026

Wujudkan Layanan Berdampak, KUA Bojongsari Terbitkan SKT untuk Tiga Majelis Taklim Desa Kajongan"

 

Foto:Kegiatan penyerahan SKT pada Majelis taklim Al hidayah, Al Ikhlas, Nurul Hikmah Di Masjid Al Amiin Desa Kajongan Bojongsari

BOJONGSARI (KUA) – Langkah nyata dalam memperkuat legalitas organisasi keagamaan ditunjukkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari. Pada Kamis (05/03/2026), KUA Bojongsari secara resmi menyerahkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) kepada tiga Majelis Taklim sekaligus asal Desa Kajongan, bertempat di Masjid Al Amiin, Bojongsari.


Ketiga kelompok penerima SKT tersebut adalah Majelis Taklim Al Ikhlas (RT 02/RW 10), Majelis Taklim Nurul Hikmah (RT 01/RW 01), dan Majelis Taklim Al Hidayah (RT 01/RW 09). Penyerahan dokumen ini menjadi bukti sah dukungan penuh dari Kementerian Agama (Kemenag) Purbalingga terhadap aktivitas dakwah di wilayah tersebut.

Kepala KUA Bojongsari, Bapak H. Muthohir, yang hadir didampingi jajaran Penyuluh Agama Islam (PAI), menyerahkan langsung berkas tersebut kepada para pengurus. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa SKT bukan sekadar lembaran kertas, melainkan pintu gerbang menuju kegiatan yang lebih terorganisir dan maju.


"Kami berharap dengan diterimanya SKT ini, Majelis Taklim dapat membawa kemanfaatan yang lebih besar. Tidak hanya sekadar rutinitas, tetapi ada transformasi ilmu dalam memahami agama sehingga menjadi wadah pencerahan bagi masyarakat," ujar H. Muthohir dengan penuh harap.


Senada dengan hal tersebut, Ibu Hj. Siti Shofiatun, selaku perwakilan dari Majelis Taklim, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada pihak KUA yang telah memfasilitasi proses administrasi ini dengan baik.

Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Muthohir dan jajaran. Dengan legalitas ini, kami semakin termotivasi untuk mengoptimalkan kegiatan demi kemaslahatan umat," tuturnya.


Acara yang berlangsung khidmat ini juga diisi dengan sesi edukasi oleh Dariman, perwakilan Penyuluh Agama Islam Bojongsari. Ia memaparkan urgensi serta manfaat SKT bagi keberlangsungan organisasi keagamaan di masa depan. Sebagai penutup, doa bersama dipimpin oleh Tohar (PAI KUA Bojongsari),mengiringi harapan agar Majelis Taklim di Desa Kajongan terus bertumbuh dan memberikan cahaya kebaikan bagi lingkungan sekitar.


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Kamis, 05 Maret 2026

KUA Bojongsari Bergerak: Hadirkan "The MOST KUA" di Masjid Al Aamiin, Perkuat Fondasi Keluarga Sakinah

 

Foto:Rabu, 05/03/2026.Arah dan dampak layanan The Most KUA BOJONGSARI, Move For Sakinah Maslahat. 

BOJONGSARI (KUA)- Di tengah khidmatnya suasana bulan suci Ramadan 1447 H, KUA Kecamatan Bojongsari terus menunjukkan eksistensinya melalui aksi nyata. Pada Rabu (05/03/2026), program "The MOST KUA - Move for Sakinah Maslahat" hadir menyapa warga di Masjid Al Aamiin, Kajongan, untuk memberikan pembinaan keluarga yang inklusif dan berdampak langsung.

Sinergi Tiga Majelis Taklim

Acara ini diikuti dengan penuh antusias oleh ibu-ibu dari tiga Majelis Taklim sekaligus, yaitu MT Al Hidayah, MT Nurul Hikmah, dan MT Al Iklas. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata dukungan masyarakat terhadap transformasi layanan yang diusung oleh Kementerian Agama.

Kepala KUA Bojongsari, Muthohir, dalam sambutan pembukaannya menyampaikan apresiasi yang mendalam. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada peran aktif masyarakat.

Program ini dapat berjalan sukses berkat dukungan ibu-ibu sekalian yang telah menyambut baik inisiatif The MOST KUA Bojongsari. Ini adalah upaya kita bersama untuk membawa KUA lebih dekat dan bermanfaat bagi umat," ujarnya.

Mengokohkan 4 Pilar Rumah Tangga

Dipandu secara dinamis oleh duet MC Siti Rofiqoh dan Sabrina (Penyuluh Agama Islam), suasana kegiatan berlangsung dialogis. Memasuki sesi utama, Thofikkur Rokhman, yang juga merupakan Penyuluh Agama Islam KUA Bojongsari, menyampaikan materi krusial mengenai ketahanan keluarga.


FONDASI KELUARGA SAKINAH

Makna Sakinah, Mawaddah, wa Rohmah

Prinsip Keadilan dan Kesalingan dalam keluarga

4 Pilar Keluarga Sakinah:

relasi berpasangan, zawaaj (QS. Al-Baqarah, 2: 187),

cara pandang mitsaaqan ghalizhan (QS. An-Nisa, 4: 21),

sikap dan perilaku saling berbuat baik (mu'asyarah bil ma'ruf, QS. An-Nisa, 4: 19),

selalu dengan rembugan bersama (musyawarah, QS. Al-Baqarah, 2: 233)


Legalitas dan Doa Bersama

Sebagai bentuk tertib administrasi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan Ijab SKT (Surat Keterangan Terdaftar) bagi Majelis Taklim yang hadir, sebagai bentuk pengakuan resmi negara atas aktivitas dakwah mereka.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Thohar, serta sesi interaktif "Tepuk Sakinah" yang diikuti peserta dengan penuh semangat. Meski sedang menjalankan ibadah puasa di pertengahan Ramadan, raut wajah responsif dan ceria dari para peserta menunjukkan betapa program layanan bergerak ini sangat dinantikan.


Dengan semangat "KUA Bergerak, Layanan Berdampak," KUA Bojongsari membuktikan bahwa pembinaan keluarga adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan masyarakat yang lebih harmonis.


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Rabu, 04 Maret 2026

Akurasi Ibadah Tanpa Biaya: KUA Bojongsari Layani Pengukuran Kiblat Gratis dengan Teodolit

 

Foto:Kegiatan penyerahan sertifikat arah kiblat tempat pemakaman umum Desa Karangbanjar oleh Kepala KUA Bojongsari "Muthohir"

BOJONGSARI(KUA) – Rabu, 04/03/2026. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan prima dan akuntabel kepada masyarakat. Tidak hanya melayani urusan pernikahan, KUA Bojongsari juga sigap dalam memberikan layanan pengukuran arah kiblat untuk masjid, mushola, hingga tempat pemakaman umum.

Baru-baru ini, merespons permohonan dari pengurus Makam Mardilayon, Bapak Ajianto, KUA Bojongsari melakukan pengukuran arah kiblat untuk tempat pemakaman di Desa Karangbanjar. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketepatan arah kiblat sesuai kaidah syar’i bagi masyarakat setempat.


Proses pengukuran dilakukan dengan standar akurasi tinggi menggunakan alat Teodolit, hasil koordinasi teknis antara KUA Bojongsari dengan Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Hebatnya, layanan ini tidak hanya akurat, tetapi juga sangat cepat. Sesaat setelah pengukuran selesai, sertifikat arah kiblat langsung diterbitkan dan diserahkan di lokasi.

Kepala KUA Bojongsari, Bapak Muthohir, menyerahkan langsung sertifikat tersebut kepada perwakilan pengurus makam dengan didampingi oleh Penyuluh Agama Islam, Bapak Dariman. Dalam kesempatan tersebut, Muthohir menegaskan bahwa seluruh proses ini merupakan bagian dari standar layanan KUA yang profesional.

Layanan di KUA Bojongsari kami pastikan serba cepat, tepat, profesional, dan akuntabel. Yang terpenting bagi masyarakat adalah layanan ini sepenuhnya Nol Rupiah alias gratis," tegas Muthohir.

Masyarakat yang membutuhkan layanan serupa cukup mengajukan surat permohonan yang ditujukan kepada Kantor Urusan Agama Bojongsari dengan menyertakan nomor kontak (HP) yang dapat dihubungi.



Humas KUA Bojongsari
Thofikkur Rokhman


Senin, 02 Maret 2026

Kedisiplinan: Kepala KUA Bojongsari Tekankan Layanan "Nol Rupiah" Kementerian Agama Purbalingga Menuju WBBM

 

Foto: Kegiatan Apel Pagi, Senin, 2/3/2026 lansung diPimpin Kepala KUA Bojongsari "Muthohir".

BOJONGSARI (KUA) – Semangat meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari tetap membara meski di tengah menjalankan ibadah puasa. Pada Senin pagi (2/3/2026), bertepatan dengan hari ke-10 bulan suci Ramadan, Kepala KUA Bojongsari, Muthohir, memimpin langsung apel pagi yang dilanjutkan dengan sesi pembinaan bagi seluruh pegawai. 

Dalam amanatnya, Muthohir menekankan tiga pilar utama profesionalitas ASN, yakni Kedisiplinan, Ketertiban Administrasi, dan Kerapian.


"Setiap pergerakan atau kegiatan di luar kantor wajib melalui prosedur izin dan pelaporan yang jelas. Selain itu, performa fisik juga mencerminkan kualitas lembaga. Saya minta seluruh pegawai mengenakan seragam dinas yang rapi dan lengkap, dari ujung sepatu hingga peci hitam tanpa logo," tegas Muthohir di hadapan para pelaksana, penghulu, dan penyuluh agama Islam".


Dukungan Penuh Menuju WBBM

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan intensif. Muthohir mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat komitmen mendukung Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)

.Beberapa poin krusial yang disampaikan dalam pembinaan tersebut antara lain:

Layanan 0 Rupiah: Seluruh layanan administrasi di KUA Bojongsari dipastikan gratis tanpa pungutan liar.

Foto: Kegiatan Pembinaan yang dilakukan oleh Kepala Kantor Urusan Agama "Muthohir"


Transparansi Biaya Nikah: Muthohir menegaskan kembali bahwa biaya nikah di luar kantor tetap sesuai aturan Pemerintah, yakni sebesar Rp600.000, yang wajib disetorkan langsung ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).


Peningkatan Kualitas Layanan: Masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan ramah.


Persiapan Tarawih Keliling (Tarling) Bersama Bupati

Selain fokus pada layanan internal, KUA Bojongsari juga bersiap menyambut agenda besar Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Pada Rabu, 4 Maret 2026 mendatang, jajaran KUA akan turut serta mangayubagyo (menyambut dengan sukacita) kehadiran Bupati Purbalingga dalam kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang berlokasi di Masjid At-Taqwa, Desa Patemon, Bojongsari.


Kegiatan pembinaan ini ditutup dengan harapan agar seluruh pegawai KUA Bojongsari tetap menjaga integritas dan performa meski sedang berpuasa, demi memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan institusi.


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Kontak

Akurasi Sempurna: KUA Bojongsari Bersama Pemdes Gembong Sukses Ukur Arah Kiblat Lewat Momentum Rashdul Kiblat

Foto: Kegiatan rasdulkiblat di lapangan Desa Gembong Bharata , pemdes, PCM dan Penyuluh Agama Islam(15/7/2026).  BOJONGSARI (KUA) - Memanfaa...