Rabu, 15 April 2026

Gema Silaturahmi di Golaga: Penyuluh KUA Bojongsari Perkuat Karakter Pendidik PAUD se-Banyumas


Foto: Kegiatan lintas sektoral Penyuluh Agama Islam KUA Bojongsari pada Halal bihalal Himpaudi Se-Banyumas "(14/04/2026) 

Bojongsari (KUA) - Suasana sejuk dan asri objek wisata Goa Lawa Purbalingga (Golaga) menambah kekhidmatan pertemuan ratusan pendidik anak usia dini. Pada Selasa (14/04/2026), Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) se-Karesidenan Banyumas menggelar Silaturahmi dan Halal bi Halal sebagai momentum mempererat ukhuwah lintas sektoral.

Hadir sebagai narasumber utama, Tohar, SE, Penyuluh Agama Islam dari KUA Bojongsari. Di hadapan pengurus daerah dari empat kabupaten—Purbalingga, Cilacap, Banyumas, dan Banjarnegara—ia menyampaikan pesan mendalam mengenai konsistensi iman dan takwa pasca-Ramadhan.




Meneladani Karakter Muttaqin
Dalam tausiyahnya, Tohar mengupas tuntas kandungan Al-Qur'an Surah Ali Imran ayat 134. Ia menekankan bahwa indikator keberhasilan takwa seseorang tecermin dalam empat kriteria utama saat berinteraksi dengan sesama:
Gemar Berinfaq: Memupuk kedermawanan baik dalam kondisi lapang maupun sempit.

Menahan Amarah: Kekuatan untuk mengendalikan diri dan emosi di berbagai situasi.

Pemaaf: Memiliki kelapangan hati untuk memaafkan khilaf sesama manusia.

Ihsan: Semangat untuk senantiasa menebar kebaikan dalam setiap langkah kehidupan.

"Menjadi pendidik PAUD adalah tugas mulia yang membutuhkan kesabaran ekstra. Dengan mengamalkan nilai-nilai ini, insya Allah dedikasi para guru tidak hanya melahirkan pendidikan yang berkualitas, tetapi juga menjadi ladang pahala yang mengalir," tutur Tohar di hadapan para peserta yang antusias.

Keakraban di Alam Terbuka
Acara mencapai puncaknya pada momen mushofahah (bersalam-salaman) sebagai simbol luruhnya kesalahan, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi game ceria untuk membangun keakraban antarwilayah.

Pemilihan lokasi di Golaga mendapat apresiasi luas dari peserta. Selain materi yang sarat makna, suasana alam yang segar terbukti ampuh menjadi sarana refreshing bagi para pendidik di tengah padatnya rutinitas mengajar. Pertemuan ini diharapkan mampu membawa semangat baru bagi kemajuan pendidikan anak usia dini di wilayah Banyumas Raya.


Humas KUA Bojongsari: Thofikkur Rokhman
Kontributor:Tohar

Selasa, 14 April 2026

Sinergi di Lokasi Baru: KUA Bojongsari "Kulo Nuwun" dan Jalin Kolaborasi Strategis dengan MTs NU 06

 

Foto:Selasa, 14/04/2026, Kegiatan foto bersama antara Kantor Urusan Agama Bojongsari dengan MTS NU 06 Bojongsari

BOJONGSARI (KUA) -Semangat kekeluargaan dan koordinasi antarinstansi ditunjukkan oleh jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari. Sehubungan dengan dimulainya proses pembangunan gedung kantor baru melalui anggaran SBSN (Surat Berharga Syariah Negara), KUA Bojongsari secara resmi melakukan pindah tugas sementara ke kompleks MTs NU 06 Bojongsari.

Silaturahmi dan Tradisi Santun

Kepala KUA Bojongsari, Bapak Muthohir, memimpin langsung rombongan jajarannya untuk bersilaturahmi dan melakukan tradisi "kulo nuwun" kepada pihak sekolah. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Kepala MTs NU 06 Bojongsari, Bapak Ahmad Tri Widodo, beserta jajaran guru dan staf.


Dalam pertemuan tersebut, Bapak Muthohir memperkenalkan satu per satu personel KUA kepada pihak sekolah. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa meskipun berada di lokasi sementara, koordinasi dan komunikasi antara petugas KUA dan lingkungan sekolah tetap berjalan harmonis tanpa hambatan.


Buka Ruang Kolaborasi dan Edukasi Siswa

Pihak MTs NU 06 menyambut kehadiran KUA Bojongsari dengan tangan terbuka. Bapak Ahmad Tri Widodo menyampaikan bahwa keberadaan KUA di lingkungan sekolah justru menjadi peluang besar untuk memperkuat kolaborasi pendidikan karakter bagi para siswa.


Beberapa poin kolaborasi yang direncanakan antara lain:

Partisipasi dalam Apel Pagi: Petugas KUA diharapkan dapat memberikan arahan atau motivasi secara bergantian saat apel pagi setiap hari Senin.

Penguatan Penyuluhan: Melanjutkan program yang sudah berjalan, yaitu deteksi dini dan edukasi pencegahan perkawinan anak di usia sekolah.

Sinergi Program: Berbagai kegiatan penyuluhan keagamaan lainnya yang dirancang agar tetap selaras tanpa mengganggu aktivitas belajar mengajar di madrasah.

Layanan Tetap Prima

Meski sedang dalam masa transisi pembangunan gedung, Bapak Muthohir menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak akan berkurang sedikit pun. Dukungan fasilitas dari MTs NU 06 menjadi energi tambahan bagi KUA Bojongsari untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi warga.

Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk saling menjaga kenyamanan dan ketertiban di lingkungan bersama, demi terwujudnya pelayanan masyarakat yang prima dan pendidikan yang berkualitas di wilayah Bojongsari.


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Momen Istimewa: Alumni Nikah di Sekolah Sendiri, Awali Layanan Perdana KUA Bojongsari di Lokasi Baru

 

Foto: Selasa, 14/04/2026, Kegiatan pelaksanaan nikah perdana pertama istimewa mantan siswa MTS NU 06.nikah disekolah MTS nya. 

BOJONGSARI (KUA) - Suasana berbeda tampak di kompleks MTs NU 06 Bojongsari pada hari ini. Baru dua hari berkantor di lokasi sementara tersebut, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari langsung menggelar prosesi akad nikah perdana yang sarat akan nilai historis dan emosional.

Pernikahan yang Penuh Kenangan

Pasangan pengantin, Raehan Romadoni dan Tyas Febriyanti yang berasal dari Desa Banjaran, menjadi pasangan pertama yang mencatatkan sejarah di lokasi baru ini. Menariknya, Raehan sang mempelai pria merupakan alumni atau mantan siswa dari MTs NU 06 Bojongsari. Menikah di sekolah sendiri tentu memberikan kesan yang mendalam bagi pasangan tersebut.


Kehadiran Sosok Guru dan Doa Terbaik

Momen sakral ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran Kepala MTs NU 06 Bojongsari, Bapak Widodo. Beliau hadir langsung untuk menyaksikan mantan anak didiknya menempuh jenjang hidup baru.


"Selamat menempuh hidup baru untuk Raehan dan Tyas. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warohmah," tutur Bapak Widodo saat memberikan ucapan selamat di sela-sela acara.

Pesan Mendalam dari Kepala KUA

Kepala KUA Bojongsari sekaligus penghulu yang memimpin jalannya prosesi, Bapak Muthohir, menyebutkan bahwa pernikahan ini sangat unik. Selain karena lokasi kantor yang masih baru (pindahan sementara), keterlibatan pihak sekolah dalam prosesi alumni menciptakan sinergi yang harmonis.


Dalam khutbah nikahnya, Bapak Muthohir menekankan pentingnya membangun pondasi keluarga yang kokoh. Beliau berpesan agar Raehan dan Tyas senantiasa menjaga kerukunan agar cita-cita membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warohmah dapat terwujud nyata.

Pernikahan perdana di gedung MTs NU 06 ini pun menjadi simbol bahwa pelayanan KUA Bojongsari tetap berjalan prima dan penuh dedikasi meskipun tengah berada di masa transisi lokasi kantor.

Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman. 

Jumat, 10 April 2026

KUA Bojongsari Awali Pembangunan Gedung SBSN dengan Pengosongan Kantor

 

Foto:Jum'at, 10/04/2026 , Kegiatan Apel dalam rangka kerja bakti untuk pengosongan ruang KUA Bojongsari. 

Bojongsari (KUA), Jumat, 10/04/2026, Keluarga besar Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari memulai babak baru dalam peningkatan kualitas sarana prasarana pelayanan publik. Menyusul rencana pembangunan gedung baru melalui skema anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2026, seluruh pegawai melaksanakan kerja bakti pengosongan kantor pada hari ini.


Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kepala KUA Bojongsari, Bapak Muthohir. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa proses perpindahan ini adalah bagian dari langkah besar mewujudkan pelayanan yang lebih representatif bagi masyarakat.

"Mulai Senin besok, tanggal 13 April 2026, seluruh operasional pelayanan KUA Bojongsari akan berpindah sementara ke gedung MTs NU 06 Bojongsari, yang berlokasi di Jalan Kota Baru 3, depan SMP Negeri Bojongsari (masuk kurang lebih 50 meter)," jelas Bapak Muthohir dalam koordinasinya.

Proses Lelang dan Pengosongan Aset

Perpindahan ini juga merujuk pada surat resmi terkait penghapusan aset dengan skema lelang. Berdasarkan surat Nomor 1065/Kk.11.03/1/KS.01.5/03/2026, lelang bongkaran bangunan akan dilaksanakan secara terbuka (open bidding) melalui aplikasi lelang.go.id.

Batas akhir penawaran ditetapkan pada hari Selasa, 21 April 2026, dengan lokasi lelang resmi di KPKNL Purwokerto, Jalan Pahlawan No. 876, Purwokerto.

Kerja Bakti Penuh Kebersamaan

Usai apel, suasana gotong royong tampak menyelimuti area kantor. Para pegawai bahu-membahu mengemas dan mengangkut berbagai peralatan perkantoran, mulai dari meja, kursi, perangkat komputer, laptop, hingga arsip-arsip penting negara. Semua barang dipindahkan dengan teliti ke lokasi sementara di MTs NU 06 demi memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu selama masa transisi.

Target Gedung Baru

Pembangunan gedung KUA Bojongsari yang bersumber dari anggaran SBSN ini diprediksi akan selesai pada November 2026. Dengan gedung yang baru nantinya, diharapkan standar pelayanan prima (WBBM) di lingkungan KUA Bojongsari dapat semakin optimal, modern, dan nyaman bagi seluruh warga Kecamatan Bojongsari.


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Senin, 06 April 2026

Estafet Kepemimpinan Bojongsari: Suasana Haru dan Optimisme dalam Lepas Sambut Camat

 

Foto: Senin, 6/4/2026 Kegiatan lepas sambut penjabat struktural Camat Bojongsari.

BOJONGSARI (KUA), - Senin, 6/4/2026, Aroma bulan Syawal yang penuh fitrah menyelimuti acara pisah sambut pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kecamatan Bojongsari. Momentum penting ini menandai pergantian tongkat estafet kepemimpinan dari Tri Wahyu Dini Susanti, S.STP. kepada Widodo Panca Nugraha, S.TP. sebagai Camat Bojongsari yang baru.


Tak hanya posisi camat, jabatan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) juga mengalami penyegaran, beralih dari Adhy Riyadi, S.Sos., M.Si. kepada Yugi Mawarti, S.Sos., M.Si.

Pamit dengan Jejak Pengabdian

Dalam sambutan perpisahannya yang penuh haru, Tri Wahyu Dini Susanti menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh elemen masyarakat Bojongsari. Ia mengenang masa tugasnya yang telah berjalan selama 2 tahun 11 hari dengan penuh dedikasi.


"Saya memohon izin pamit untuk bergeser tugas ke Kecamatan Kutasari. Terima kasih yang mendalam kepada seluruh keluarga besar Bojongsari atas kebersamaannya selama ini. Saya mohon doa restu agar dapat menjalankan amanah dengan baik di tempat yang baru," ungkapnya.


Menyambut Nakhoda Baru

Sebagai pemegang tongkat kepemimpinan yang baru, Widodo Panca Nugraha mengawali sambutannya dengan memberikan apresiasi kepada pejabat lama. Ia berharap dukungan penuh dari seluruh perangkat daerah dan masyarakat untuk melanjutkan program-program pembangunan di Bojongsari.


"Saya memohon izin untuk masuk dan bertugas di Kecamatan Bojongsari. Kami mengharapkan bimbingan, dukungan, serta support dari seluruh warga masyarakat agar tugas sehari-hari dapat kami jalankan dengan lancar demi kemajuan wilayah ini," tuturnya.

Sinergi Lintas Sektoral

Acara ini menjadi potret soliditas antarinstansi di Bojongsari. Kehadiran tokoh-tokoh penting menunjukkan dukungan penuh terhadap transisi ini, di antaranya:

Kepala KUA Bojongsari (Muthohir)

Pengawas Madrasah (Sudarso Edy Prabowo)

Jajaran Forkompincam

Kepala UPTD se-Kecamatan Bojongsari

Ketua Tim Penggerak PKK

Kepala Desa se-Kecamatan Bojongsari

Ketua Ormas Se- Kecamatan Bojongsari


Kehadiran para tokoh lintas sektor, termasuk dari unsur Kemenag, menegaskan komitmen bersama untuk menjaga harmoni dan selamat mengabdi di tempat baru bagi pejabat lama.


Humas: Thofikkur Rokhman

Bukan Sekadar Akad: Siswa MAN Purbalingga "Bedah" Realita Pernikahan di KUA Bojongsari

 

Foto: Senin ,6/04/2026. Kepala KUA Bojongsari "Muthohir"menerima siswa-siswi dari MAN Purbalingga. 

Bojongsari (KUA) -Suasana Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari tampak berbeda pada Senin (6/4/2026). Puluhan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Purbalingga tidak datang untuk mendaftarkan pernikahan, melainkan untuk "menelusuri" lebih dalam apa yang terjadi di balik meja administrasi dan ruang sidang akad nikah.


Kunjungan edukatif ini dirancang agar para siswa tidak hanya memahami teori di bangku sekolah, tetapi melihat langsung bagaimana negara mengatur institusi sakral bernama keluarga.

Membaca Data, Menangkap Fenomena

Dalam sesi dialog interaktif, para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan kritis kepada para Penghulu dan Penyuluh Agama. Diskusi tidak hanya berputar pada syarat administratif, tetapi merambah ke isu sosial yang nyata di lapangan, seperti:


Tren Statistik: Melihat grafik jumlah pernikahan di wilayah Bojongsari.

Anatomi Pernikahan Dini: Mengupas data dan faktor pemicu mengapa pernikahan di bawah umur masih ditemukan.

Kesadaran Usia Ideal: Mengetahui rata-rata usia warga Bojongsari saat memutuskan menikah sebagai indikator kematangan sosial.

Pesan Tegas Kepala KUA: "Menikah Itu Butuh Kesiapan, Bukan Sekadar Kemauan"

Kepala KUA Bojongsari, Muthohir, menyambut hangat rasa ingin tahu para siswa. Namun, ia juga memberikan "warning" keras mengenai risiko pernikahan dini. Menurutnya, pernikahan dini bukan hanya soal administrasi yang rumit, tapi soal risiko kesehatan dan potensi kerapuhan ekonomi.

Pernikahan adalah marathon panjang, bukan lari cepat. Dibutuhkan kesiapan mental, fisik, dan ekonomi. Jangan sampai masa depan terhambat karena keputusan yang terburu-buru," tegas Muthohir.


Garda Terdepan: Peran Vital Penyuluh Agama

Tak hanya soal dokumen, siswa juga diperkenalkan dengan peran Penyuluh Agama sebagai konselor masyarakat. Tohar, salah satu Penyuluh Agama di Bojongsari, menjelaskan bahwa tugas mereka adalah menjaga ketahanan keluarga bahkan sebelum akad diucapkan.


Kunjungan ini diharapkan mampu membuka mata para siswa bahwa pernikahan adalah tanggung jawab besar yang memerlukan kematangan paripurna. Dengan pemahaman ini, siswa MAN Purbalingga diharapkan menjadi generasi yang lebih terencana dalam meniti masa depan.


Humas KUA Bojongsari: Thofikkur Rokhman

Pewarta: Tohar


Kamis, 02 April 2026

Siapkan Diri Menuju Keluarga Sakinah dan Dapatkan Sertifikat Resminya di KUA Bojongsari"


 Foto: Kamis, 02/04/2026 Pelaksanaan bimbingan calon pengantin yang dilakukan Penyuluh Agama Islam KUA Bojongsari. 

BOJONGSARI (KUA) - Membangun rumah tangga bukan sekadar urusan administrasi, melainkan persiapan mental dan spiritual untuk perjalanan seumur hidup. Sadar akan pentingnya hal tersebut, Kantor Urusan Agama (KUA) Bojongsari berkomitmen penuh membekali setiap calon pengantin melalui program Bimbingan Perkawinan (Binwin) Bersertifikat. 


Sesuai dengan Peraturan Menteri Agama (PMA), PMA Nomor 30 Tahun 2024, setiap calon pengantin diwajibkan mengikuti bimbingan ini. Di bawah bimbingan langsung para Penyuluh Agama yang kompeten, para calon mempelai akan mendapatkan wawasan mendalam mengenai strategi mewujudkan keluarga yang Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah. Materi yang disampaikan mencakup manajemen konflik, pemenuhan hak dan kewajiban suami-istri, hingga ketahanan ekonomi keluarga.


Keuntungan Mengikuti Binwin di KUA Bojongsari:

Ilmu & Wawasan Luas: Dibimbing langsung oleh para ahli di bidangnya.

Sertifikat Resmi: Peserta akan mendapatkan sertifikat sebagai bukti telah mengikuti pembekalan pranikah.

Fasilitas Konsumsi: Selama kegiatan bimbingan berlangsung, peserta mendapatkan konsumsi secara gratis.

Pelayanan Ramah & Profesional: Lingkungan bimbingan yang kondusif dan berdiskusi. 


Transparansi Biaya: Layanan 0 Rupiah

KUA Bojongsari menjunjung tinggi integritas dalam pelayanan. Sesuai dengan aturan yang berlaku, seluruh rangkaian proses administrasi dan pelaksanaan pernikahan yang dilakukan di dalam kantor KUA pada jam kerja adalah Rp 0,- (Gratis).


Apabila pasangan menghendaki pelaksanaan pernikahan di luar kantor atau di luar jam kerja, biaya yang dikenakan hanyalah PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak) sebesar Rp 600.000,- yang dibayarkan langsung melalui bank ke kas negara, bukan kepada petugas.

Pernikahan yang kuat dimulai dari persiapan yang matang. Hal ini dikatakan kepala KUA Bojongsari "MUTHOHIR"  mendampingi langkah awal ibadah terpanjang dengan pelayanan yang transparan dan berkualitas."


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Kontak

Akurasi Sempurna: KUA Bojongsari Bersama Pemdes Gembong Sukses Ukur Arah Kiblat Lewat Momentum Rashdul Kiblat

Foto: Kegiatan rasdulkiblat di lapangan Desa Gembong Bharata , pemdes, PCM dan Penyuluh Agama Islam(15/7/2026).  BOJONGSARI (KUA) - Memanfaa...