Kamis, 16 Juli 2026

Akurasi Sempurna: KUA Bojongsari Bersama Pemdes Gembong Sukses Ukur Arah Kiblat Lewat Momentum Rashdul Kiblat

Foto: Kegiatan rasdulkiblat di lapangan Desa Gembong Bharata , pemdes, PCM dan Penyuluh Agama Islam(15/7/2026). 

BOJONGSARI (KUA) - Memanfaatkan fenomena astronomi langka Rashdul Kiblat (istiwa utama), KUA Kecamatan Bojongsari bergerak cepat melakukan standardisasi tempat ibadah. Perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah sekaligus Penyuluh Agama KUA Bojongsari, Tohar, S.E., bersama Pemerintah Desa Gembong turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengukuran akurasi arah kiblat pada Rabu (15/7/2026) tepat pukul 16.27 WIB.


Pengukuran yang bertempat di Lapangan Bharata, Desa Gembong, ini memanfaatkan momen krusial yang terjadi pada tanggal 15 dan 16 Juli pukul 16.27 WIB, di mana posisi matahari tepat berada di atas Ka'bah. Melalui metode alami ini, bayangan benda yang berdiri tegak lurus secara otomatis akan mengarah tepat ke kiblat.


Proses kalibrasi di lapangan berlangsung dengan sukses tanpa kendala. Atas keberhasilan dan validitas hasil penentuan arah kiblat ini, lokasi tersebut langsung mendapatkan sertifikat resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).


"Alhamdulillah, pengukuran di Lapangan Bharata berjalan sukses berkat sinergi yang solid dengan Pemdes Gembong. Dengan adanya sertifikat resmi dari Kemenag RI, masyarakat kini dapat beribadah dengan lebih mantap dan khusyuk karena arah kiblatnya sudah teruji secara astronomis dan legalitas," ujar Tohar.


Sinergi antara Penyuluh KUA, organisasi keagamaan, dan pemerintah desa ini menjadi bukti nyata komitmen KUA Bojongsari dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang akuntabel, berdampak langsung, dan menyentuh kebutuhan mendasar umat.

Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Selasa, 07 Juli 2026

Saat Rumah Tangga Diuji: Mengintip Cara BP4 KUA Bojongsari Merajut Kembali Komitmen yang Retak

 

Foto:Muthohir Kepala KUA Bojongsari beserta penghulu dan Penyuluh serta pelaksana KUA Bojongsari "Meeting Siang" BP4 (Badan Penasehatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan) 

BOJONGSARI (KUA) - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari menggelar rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Kepala KUA Bojongsari, Muthohir, pada Selasa (07/07/2026). Dalam pertemuan tersebut, ditegaskan kembali bahwa Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) bukanlah lembaga penentu ketukan palu perceraian, melainkan benteng pertahanan pertama dalam menyelamatkan keutuhan rumah tangga.

"Peran utama BP4 adalah memberikan penasihatan, pembinaan, mediasi, dan rekomendasi. Kami berupaya semaksimal mungkin mendamaikan suami istri sebelum mereka melangkah lebih jauh ke Pengadilan Agama," ujar Muthohir.


Dalam menjalankan fungsinya, BP4 KUA Bojongsari menerapkan enam tahapan sistematis yang humanis:


Penerimaan Permohonan: Pencatatan identitas dan penjadwalan konseling.

-Wawancara Awal: Mendengarkan keterangan kedua belah pihak demi memetakan akar masalah.

-Penasihatan: Edukasi mendalam mengenai hak-kewajiban, esensi pernikahan, hingga dampak psikologis perceraian pada anak.

-Mediasi: Memfasilitasi dialog sehat, meredam emosi, dan mencari titik temu solusi.

-Penyusunan Kesepakatan (Jika Rujuk): Penandatanganan komitmen damai dan jadwal evaluasi berkala.

Langkah Lanjutan (Jika Buntu): Pemberian surat keterangan hasil konseling sebagai bekal jika para pihak tetap memilih jalur Pengadilan Agama. 


Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), hasil konseling dari BP4 ini juga menjadi dokumen krusial untuk melengkapi syarat izin perceraian kepada Pejabat Pembina Kepegawaian. Namun kembali digarisbawahi, BP4 tidak mengeluarkan izin cerai, melainkan murni memberikan rekomendasi objektif berbasis hasil konseling.


Dengan prinsip pelayanan yang netral, rahasia, mengutamakan perdamaian, serta demi kepentingan terbaik anak, BP4 KUA Bojongsari berkomitmen penuh untuk terus menjadi ruang teduh bagi setiap pasangan yang sedang mencari jalan pulang menuju keharmonisan.


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Senin, 06 Juli 2026

Menjemput Hari dengan Dedikasi: Apel Pagi KUA Bojongsari Kobarkan "Semangat Pagi"

 

Foto: Apel Pagi Kantor Urusan Agama Bojongsari dipimpin langsung Kepala KUA Bojongsari Muthohir, 06/07/2026.

Bojongsari (KUA) - Mengawali pekan pelayanan dengan integritas dan kedisiplinan, jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seluruh staf Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari melaksanakan kegiatan rutin Apel Pagi. Bertempat di halaman kantor, apel ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum penting untuk menyelaraskan visi dan memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat.


Dengan yel-yel khas yang menggema, "Semangat Pagi!", seluruh peserta apel menyambut arahan dari pimpinan dengan penuh antusias. Dalam amanatnya, ditekankan pentingnya menjaga kualitas pelayanan, kerapian administrasi, serta inovasi dalam menghadirkan kemudahan bagi masyarakat Bojongsari.

​Apel pagi ini menjadi motor penggerak bagi seluruh penyuluh dan staf KUA Bojongsari untuk terus bekerja secara profesional, ramah, dan akuntabel sepanjang hari. KUA Bojongsari, Siap Melayani dengan Hati


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Kamis, 18 Juni 2026

Resmi Dimulai, Kakan Kemenag Purbalingga Lakukan Peletakan Batu Pertama Gedung SBSN KUA Bojongsari

Foto:Zahid Khasani Kakan kemenag Purbalingga peletakan batu pertama pembangunan gedung SBSN Balai Nikah dan Layanan Keagamaan KUA Bojongsari, Rabu 18/06/2026.


BOJONGSARI (KUA)- Langkah awal pembangunan Gedung SBSN Balai Nikah Dan Layanan Keagamaan KUA Kecamatan Bojongsari resmi dimulai. Hal ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, pada Kamis (18/06/2026).

Kepala Kantor Kemenag Purbalingga, Zahid Khasani, dalam arahan dan bimbingannya menekankan pentingnya menjaga akuntabilitas di setiap tahapan proyek. Ia meminta seluruh elemen yang terlibat untuk menjaga integritas dan keterbukaan.
​"Transparansi, komunikasi, dan koordinasi harus terus dilakukan antar-stakeholder agar pembangunan ini berjalan lancar, tepat waktu, dan hasilnya memberikan manfaat optimal bagi masyarakat," tegas Zahid.


Sementara sambutan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) SBSN, Wisnu Sudarman. Dalam laporannya, Wisnu berharap agar seluruh proses pembangunan berjalan tanpa hambatan. "Semoga pembangunan ini berjalan lancar dan seluruh pengerjaannya tepat mutu, sesuai dengan spesifikasi (spek) yang telah ditentukan," ujarnya.


​Ia juga komitmen bersama telah disepakati antara PPK dan CV Taha selaku pelaksana proyek, yang mencakup ketepatan timeschedule, pemantapan struktur manajerial di lapangan, hingga kesepakatan material. Proyek strategis ini ditargetkan rampung dalam jangka waktu 120 hari kalender.


Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran internal Kemenag Purbalingga seperti Kasi Bimas Islam dan Kasi PAIS. Turut hadir pula Camat Bojongsari beserta unsur Forkopimcam, Tim Teknis PUPR, CV Taha (diwakili Pak Syamsi), CV Waskita, CV Yoga Karya Konsultan, Ketua APRI, Ketua IPARI, serta jajaran tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.



​Di akhir acara, Kepala KUA Bojongsari, H. Muthohir, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dimulainya proyek ini. Beliau mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, doa, dan partisipasi aktif sehingga tahapan pembangunan gedung baru KUA Bojongsari ini dapat berjalan dengan baik.


Humas KUA Bojongsari
Thofikkur Rokhman

Selasa, 09 Juni 2026

Sinergi KUA Bojongsari dan PPTQ Al Husna Patemon: Siapkan Santri Jadi Agen Perubahan di Masyarakat

 

Foto:Kegiatan Penyuluh KUA Bojongsari di PP. Tahfidzul Qur'an (PPTQ) Al Husna, Desa Patemon, menggelar Penyuluhan pembekalan khusus bagi para santri calon wisudawan pada Selasa (9/6/2026).

BOJONGSARI (KUA)- 9/6/2026 Selasa, Dunia di luar pesantren menyuguhkan dinamika yang jauh berbeda bagi para santri yang akan segera menyelesaikan masa studinya. Menyadari hal tersebut, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari berkolaborasi dengan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an (PPTQ) Al Husna, Desa Patemon, menggelar kegiatan pembekalan khusus bagi para santri calon wisudawan pada Selasa (9/6/2026).

​Langkah proaktif ini diinisiasi bersama untuk membangun kesiapan mental, spiritual, dan wawasan sosial para santri. Melalui pembekalan ini, para lulusan diharapkan tidak canggung saat kembali ke kampung halaman dan mampu beradaptasi dengan realitas kehidupan bermasyarakat yang serba dinamis.

​Membentengi Generasi Muda dari Tantangan Kontemporer

​Dalam sesi yang berlangsung interaktif tersebut, Tim Penyuluh Agama Islam dari KUA Bojongsari membedah sejumlah isu krusial yang saat ini menjadi tantangan besar di tengah masyarakat. Materi yang disampaikan dirancang khusus sebagai "perisai" bagi para santri, di antaranya:

Foto:koordinasi dengan Pengasuh PP Tahfidzul Quran, Tohar, Dariman, Siti Rofiqoh(Penyuluh KUA Bojongsari. 

Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba: Memberikan edukasi mendalam agar benteng keimanan dan moral santri tidak goyah oleh ancaman zat adiktif.

​Dampak Buruk Pergaulan Bebas: Menanamkan kembali pentingnya menjaga kehormatan diri serta batasan pergaulan yang sehat sesuai tuntunan syariat.

​Pencegahan Pernikahan Dini: Mengedukasi santri mengenai pentingnya kematangan usia, kesiapan mental, finansial, dan fisik sebelum melangkah ke jenjang rumah tangga demi mewujudkan keluarga yang sakinah.

Antusiasme tinggi terpancar dari para santri. Sesi diskusi tidak sekadar menjadi ajang mendengarkan, melainkan ruang dialog interaktif di mana para santri aktif menggali tips praktis untuk membentengi diri dan lingkungan mereka kelak.

Komitmen Sinergi demi Karakter Bangsa

​Kepala PPTQ Al Husna Patemon, Ust. Ubaidillah, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian dan kehadiran KUA Bojongsari. Menurutnya, pembekalan ini merupakan modal sosial yang sangat mahal bagi para santri sebelum mereka terjun langsung menjadi bagian dari masyarakat.

​"Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi agenda sekali selesai, melainkan wujud sinergi yang berkelanjutan antara KUA dan pondok pesantren. Ini adalah langkah nyata dalam memberikan penguatan karakter dan pembekalan mental yang kokoh bagi para santri," tutur Ust. Ubaidillah.

​Melalui pembekalan strategis ini, lulusan PPTQ Al Husna Patemon diproyeksikan tidak hanya menjadi pribadi yang matang dalam ilmu agama dan hafalan Al-Qur'an, tetapi juga figur yang tangguh, adaptif, serta mampu memosisikan diri sebagai agen perubahan (agent of change) yang membawa dampak positif di lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing.


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Selasa, 19 Mei 2026

Gelar Program BRUS di Pondok Pesantren Al-Mansyuroh Brobot "Penyuluh Agama Islam KUA Bojongsari"Cegah Pernikahan Dini

foto: Selasa, 19/05/2026.Kegiatan Cegah Pernikahan Dini, Penyuluh Agama KUA Bojongsari Gelar Program BRUS di Pondok Pesantren Al-Mansyuroh Brobot Bojongsari

BOJONGSARI (KUA) - Sebagai wujud kepedulian terhadap masa depan generasi muda, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari sukses menyelenggarakan program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Mansyuroh, Desa Brobot, Kecamatan Bojongsari, dengan menyasar ratusan santri yang tengah memasuki usia remaja.


Sebanyak 300 santriwan dan santriwati antusias mengikuti jalannya bimbingan. Demi menjaga kekondusifan dan efektivitas penyampaian materi, peserta dibagi menjadi dua kelompok terpisah. Kelompok santriwan mendapatkan pembekalan langsung dari Penyuluh Agama bapak-bapak, sedangkan kelompok santriwati didampingi oleh Penyuluh Agama perempuan.
 

Menanamkan Kedewasaan dan Pemahaman Regulasi
Fokus utama materi yang disampaikan dalam program BRUS kali ini adalah edukasi masif mengenai pencegahan pernikahan dini. Para penyuluh menekankan bahwa pernikahan merupakan ibadah mulia untuk menyempurnakan separuh agama dan membentuk ikatan lahir batin yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Namun, keindahan mahligai rumah tangga tersebut hanya dapat terwujud jika kedua belah pihak telah matang, mandiri, dan siap secara emosional maupun mental.


Di hadapan para santri, tim KUA Bojongsari juga memaparkan regulasi pernikahan di Indonesia. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 yang telah diperbarui dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, negara telah menetapkan batas usia minimal pernikahan yang sah adalah 19 tahun, baik untuk laki-laki maupun perempuan.


Faktor Pemicu Pernikahan Dini yang Harus Diwaspadai:

Faktor tekanan orang tua atau keluarga

Keterbatasan faktor ekonomi dan tingkat pendidikan

Keinginan sendiri yang belum matang secara emosional

Pengaruh negatif media massa dan pergaulan bebas (kasus Married by Accident / MBA)

Selain membedah faktor penyebab, para penyuluh juga mengupas tuntas dampak multi-dimensi yang ditimbulkan akibat pernikahan dini, mulai dari kerentanan psikologis (mental yang belum siap), hambatan ekonomi, hingga problem sosial di masyarakat.

Sepanjang acara, para santriwan dan santriwati tampak menyimak dengan saksama dan aktif mencatat poin-poin penting yang dipaparkan oleh para pemateri.

Dukungan Penuh dari Pihak Pesantren
Kegiatan positif ini mendapat sambutan yang sangat hangat dari pengasuh dan pengurus pesantren. Pembina Pondok Pesantren Al-Mansyuroh, Ustaz Maimun Al-Yastawi, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran dan bimbingan dari jajaran KUA Bojongsari.

Kami sangat berterima kasih atas ilmu dan bimbingan yang diberikan kepada para santri kami. Ini adalah wujud nyata dalam menambah wawasan santri, khususnya terkait pencegahan pernikahan dini di lingkungan pondok pesantren. Kami selaku pengurus sangat mendukung penuh program-program pemerintah yang edukatif seperti ini," ungkap Ustaz Maimun.

Melalui program BRUS ini, KUA Bojongsari berharap para santri Pondok Pesantren Al-Mansyuroh dapat menjadi generasi yang cerdas, berwawasan luas, dan mampu merencanakan masa depan mereka dengan matang demi kemaslahatan umat dan bangsa.

Humas KUA Bojongsari
Thofikkur Rokhman


Senin, 11 Mei 2026

Goresan Tinta Pertama Ismail Hasan: PNS Baru, Tugas Baru, dan Janji Suci Ikhwan-Faiza”

 

Foto: Senin Kegiatan pelaksanaan nikah dikantor Urusan Agama Bojongsari, 11,05/2026.

Bojongsari (KUA) - Suasana khidmat menyelimuti gedung sementara KUA Bojongsari yang bertempat di MTs NU 06 Bojongsari pada Senin (11/05/2026). Meski pelayanan kantor dialihkan sementara akibat adanya pemugaran gedung utama, hal tersebut tidak mengurangi kesakralan prosesi akad nikah pasangan Ikhwan Al Madani dan Faiza Rahma Nisa dari Galuh.


Pernikahan ini menjadi kian istimewa karena tercatat sebagai momen perdana bagi Ismail Hasan, penghulu yang baru saja resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) per 1 Mei lalu. Dalam tugas pertamanya ini, Ismail Hasan memberikan sambutan hangat yang menekankan pentingnya komitmen bersama dalam membangun fondasi rumah tangga.


Membentuk keluarga yang Sakinah, Mawaddah, warahmah bukan sekadar impian, melainkan hasil dari upaya konsisten dalam menjaga komunikasi dan landasan agama yang kuat," tutur Ismail di hadapan kedua mempelai.


Hadir mendampingi di lokasi, Kepala KUA Bojongsari, Muthohir, memberikan dukungan penuh sekaligus supervisi dalam prosesi tersebut. Beliau menyampaikan bahwa bimbingan dan arahan bagi penghulu baru sangatlah krusial. Hal ini dilakukan demi memastikan bahwa setiap pelaksanaan akad nikah tidak hanya sah secara syariat agama Islam, tetapi juga tertib secara administrasi dan aturan negara.


Meski berlangsung di lokasi transisi, prosesi akad nikah Ikhwan dan Faiza berjalan dengan lancar dan penuh rasa syukur, menandai babak baru kehidupan mereka di bawah naungan legalitas negara dan restu agama.


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Selasa, 05 Mei 2026

Pasca Pelatihan Excellent Service, KUA Bojongsari Langsung Akselerasi Pelayanan Prima SEHATI

 


Foto:Selasa, 5/05/2026, Kepala KUA Bojongsari, Muthohir, langsung memimpin briefing  bagi tim Front Office, setelah mengikuti pelatihan Excellent Service yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.


BOJONGSARI(KUA) – Bergerak cepat dalam meningkatkan kualitas layanan, KUA Bojongsari menggelar briefing khusus bagi petugas Front Office segera setelah mengikuti pelatihan Excellent Service yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.


Briefing yang dipimpin langsung oleh Kepala KUA Bojongsari, Muthohir, bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh standar pelayanan prima yang telah dipelajari segera diterapkan di lapangan. Dalam arahannya, Muthohir menekankan bahwa kepuasan masyarakat adalah indikator utama keberhasilan kinerja KUA.


Setelah mendapatkan pelatihan, saatnya kita membuktikan dengan aksi nyata. Standar Excellent Service harus menyatu dalam setiap napas pelayanan SEHATI kita. Masyarakat harus merasakan kenyamanan, keramahan, dan kepastian saat berurusan di KUA Bojongsari," tegas Muthohir. Beliau juga mengingatkan pentingnya aspek disiplin dan profesionalitas sebagai fondasi dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.


Kantor Urusan Agama Bojongsari, berkomitmen bahwa setiap senyuman dan bantuan yang kami berikan adalah bentuk pengabdian terbaik untuk umat. Siap melayani lebih baik setiap hari. 


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Senin, 04 Mei 2026

Gelorakan Yel-Yel WBBM 2027, KUA Bojongsari Perkuat Pelayanan Sehati dan Integritas

 

Foto: Kegiatan Apel Pagi, 3/05/2026, Kantor Urusan Agama Bojongsari dipimpin "Muthohir" Kepala KUA Bojongsari. 

BOJONGSARI (KUA) - Semangat menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2027 bergema kuat dalam apel pagi di lingkungan KUA Bojongsari. Dipimpin langsung oleh Kepala KUA, Muthohir, apel diawali dengan yel-yel khas Kemenag Purbalingga SEHATI  X2 "Galaksi" ( Tolak Gratifikasi) No Korupsi, Inovasi Berdampak Kemenag Purbalingga Untuk Umat, Urab Mendoan, Paku Bumi, WBBM Tahun 2027 Siap...Siap...Siap ...Pasti Kita Dapat, sebagai bentuk komitmen seluruh jajaran Kemenag Purbalingga dalam menolak korupsi dan memberikan budaya pelayanan prima SEHATI. 


Dalam amanatnya, Muthohir menekankan pentingnya inovasi yang berdampak langsung bagi umat, seperti program Urab Mendoan dan Paku Bumi. Beliau menginstruksikan seluruh pegawai untuk senantiasa memberikan pelayanan prima yang SEHATI (Santun, Efektif, Efisien, Humanis, Amanah, Tertib, Ikhlas) serta disiplin dalam menjalankan tupoksi masing-masing.


Selain penguatan integritas, apel ini juga menjadi sarana sosialisasi regulasi. Muthohir menjelaskan perubahan sebutan P3N yang kini kembali menggunakan istilah Pak Kayim atau Modin. Beliau juga menegaskan aturan biaya nikah: Nol Rupiah jika dilaksanakan di KUA pada jam kerja, dan biaya Rp600.000 yang langsung masuk ke kas negara jika dilaksanakan di luar kantor.




Suasana haru dan bangga menyelimuti akhir apel saat Kepala KUA memberikan ucapan selamat kepada tiga personel yang resmi menyandang status PNS per 1 Mei 2026, yaitu Ismail Hasan, Nasruddin, dan Sabarina Rizki Amalia. "Semoga amanah baru ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi bagi bangsa dan agama," pungkasnya.


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Rabu, 29 April 2026

Pelayanan "SEHATI", Pasangan Pengantin di KUA Bojongsari Berbagi Berkah Melalui Wakaf Uang

 

Foto:Rabu, 29/04/2026, Kegiatan pelayanan SEHATI pelaksanaan nikah di Kantor Urusan Agama Kecamatan Bojongsari oleh Muthohir (Penghulu). 

BOJONGSARI (KUA) - Ada yang istimewa dari pelaksanaan nikah di KUA Bojongsari pada hari ini. Pasangan pengantin asal Desa Banjaran, Mas Ardiyanto dan Mbak Rifka Fran Desta, mengawali bahtera rumah tangga mereka dengan sebuah aksi mulia. Setelah mendapatkan pelayanan SEHATI yang prima dan tanpa biaya (Nol Rupiah), pasangan ini secara sukarela memberikan wakaf uang, pasangan ini memilih untuk berwakaf uang melalui program unggulan Kanwil Kemenag Jawa Tengah.


Gerakan ini merupakan bagian dari Gerakan Wakaf Uang Provinsi Jawa Tengah. Kepala KUA Bojongsari sekaligus Penghulu, Muthohir, terus konsisten

Sosialisasikan pentingnya wakaf uang kepada pasangan pengantin. Beliau menekankan bahwa wakaf bukan sekadar pemberian, melainkan investasi akhirat yang akan menambah keberkahan dalam kehidupan rumah tangga.



Didampingi oleh Penyuluh Agama Islam, Tohar, proses wakaf uang dilakukan secara praktis melalui mobile banking dengan memindai QRIS BSI. Dana tersebut kemudian disalurkan ke rekening resmi BWI Jawa Tengah dan dilaporkan melalui sistem administrasi digital untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.

Yuk, ikuti jejak mulia mereka! Bagi Sahabat Religi yang ingin berwakaf, bisa melalui:  BSI: 5555558831 (Nadzir Wakaf Uang BWI Jateng)


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman


Senin, 27 April 2026

Pelayanan SEHATI:KUA Bojongsari Fasilitasi Ikrar Wakaf Ibu Hj. Sarwini atas dua bidang tanah seluas 102 m² dan 229 m².

 

Foto: Senin, 27/04/2026, Kegiatan Prosesi Ikrar Wakaf dipimpin langsung oleh Kepala KUA Bojongsari selaku Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW), Muthohir, didampingi oleh pendamping wakaf, Dariman, serta jajaran Penyuluh Agama Islam.

BOJONGSARI (KUA)- Di usia yang matang, Ibu Hj. Sarwini (74 tahun) memberikan teladan nyata tentang arti berbagi. Tanpa paksaan dari pihak manapun, beliau mantap mengikrarkan dua bidang tanah miliknya di Desa Bojongsari untuk dikelola bagi kepentingan umat.


KUA Bojongsari melalui pelayanan SEHATI (Santun, Efektif, Efisien, Humanis, Amanah, Tertib, dan Ikhlas) memastikan proses administrasi hingga pengucapan ikrar berjalan lancar. Kepala KUA, Muthohir, menegaskan bahwa kepastian hukum atas tanah wakaf adalah prioritas utama untuk melindungi amanah dari para wakif.


Tanah tersebut secara resmi diserahkan kepada Nadzir Persyarikatan Muhammadiyah Kecamatan Bojongsari yang diwakili oleh Karsono, didampingi Ketua PCM Gembong, Tohar. Sinergi antara wakif, nadzir, dan KUA ini diharapkan menjadi motor penggerak kualitas pendidikan al quran dan sarana keagamaan di wilayah Bojongsari.


Tanah seluas 102 m² dan 229 m² yang berlokasi di Desa Bojongsari ini diwakafkan sepenuhnya untuk Sarana Pendidikan al quran dan sarana keagamaan untuk Kemaslahatan Umat


Terima kasih kepada Ibu Hj. Sarwini atas kedermawanannya. Semoga setiap jengkal tanah yang diwakafkan mengalirkan pahala jariyah yang tiada putus dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat RT 001 RW 012 Bojongsari.


Mari kita doakan agar fasilitas pendidikan alquran dan sarana keagamaan yang akan dibangun di atas lahan ini menjadi berkah bagi generasi mendatang. 


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Integritas Tanpa Batas: KUA Bojongsari Tetap Hadirkan Pelayanan Prima SEHATI di Lokasi Sementara

 

Foto: Senin, 27/04/2026, Slamet Suharwo pelaksana KUA Bojongsari menunjukkan profesionalitasnya dengan melayani permintaan pencarian data NB terkait akta cerai tahun 2012.

BOJONGSARI (KUA) – Perpindahan lokasi kantor sementara akibat proses renovasi gedung tidak menjadi penghalang bagi jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Bojongsari untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Meski saat ini beroperasi di gedung MTs NU 06 Bojongsari, semangat dedikasi terhadap pelayanan prima yang SEHATI (Santun, Efektif dan Efisien, Humanis, Amanah, Tertib, dan Ikhlas) tetap terjaga dengan kuat.


Salah satu bukti nyata komitmen ini terlihat dari kesigapan personel KUA dalam menangani kebutuhan administrasi warga yang cukup kompleks. Baru-baru ini, Bapak Slamet Suharwo menunjukkan profesionalitasnya dengan melayani permintaan pencarian data NB terkait akta cerai tahun 2012.


Tantangan muncul mengingat kondisi berkas yang sempat tertumpuk di antara dokumen lainnya akibat proses pindahan dan renovasi gedung. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan langkah tim untuk melakukan sinkronisasi dengan data yang ada pada sistem Simkah. Dengan ketelitian dan kesabaran, data yang dibutuhkan berhasil ditemukan dan diverifikasi demi memastikan akurasi layanan bagi masyarakat.



"Pelayanan yang prima adalah janji kami kepada masyarakat. Meski sarana fisik kantor sedang dalam tahap rehabilitasi (pembangunan), tanggung jawab untuk melayani dengan santun, amanah, dan ikhlas tetap menjadi prioritas utama," ujar pihak KUA Bojongsari.


Kondisi gedung yang sedang direhabilitasi memang menuntut adaptasi cepat, namun wajah pelayanan KUA Bojongsari tetap mencerminkan nilai-nilai humanis. Setiap warga yang datang tetap disambut dengan hangat dan dilayani secara tertib, membuktikan bahwa esensi dari ASN bukan pada kemegahan kantor, melainkan pada ketulusan pengabdian yang dirasakan langsung oleh masyarakat.



Langkah proaktif ini diharapkan dapat terus meningkatkan kepercayaan publik terhadap KUA Bojongsari sebagai instansi yang konsisten mengedepankan integritas di tengah situasi sesulit apa pun.


Humas Kua Bojongsari

Thofikkur Rokhman


Jumat, 24 April 2026

Cinta Terpisah Pulau, Bekal Ilmu Tetap Sampai! KUA Bojongsari Hadirkan Binwin Online


Foto: Jum'at, 24/04/2026, Tohar Penyuluh Agama Islam KUA Bojongsari Binwin Off-line dan Online

Bojongsari (KUA)-Jumat ,24/04/2026, Siapa bilang jarak jadi hambatan buat persiapan nikah? Di KUA Bojongsari, semua ada solusinya.
 

Inovasi layanan digital terus dilakukan oleh KUA Bojongsari demi memberikan kemudahan bagi masyarakat. Terbaru, KUA Bojongsari memfasilitasi Bimbingan Perkawinan (Binwin) secara daring bagi pasangan calon pengantin (catin) yang terpisah jarak lintas pulau.


Pasangan Gilang Pramudya (asal Temanggung yang sedang bekerja di Balikpapan) dan Ika Puji Rahayu (warga Desa Lamuk) menjadi salah satu penerima manfaat layanan ini. Meski Gilang berada di Kalimantan, ia tetap bisa mendapatkan bekal ilmu menuju keluarga sakinah secara intensif melalui teknologi video conference, sementara calon pengantin perempuan hadir langsung di kantor.


Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kualitas pembekalan rumah tangga, seperti manajemen konflik dan tuntunan ibadah, tetap tersampaikan dengan optimal tanpa terkendala masalah geografis. KUA Bojongsari membuktikan bahwa komitmen pelayanan prima tetap bisa berjalan selaras dengan kemajuan teknologi.

Ini adalah wujud komitmen kami untuk memberikan Pelayanan Prima & Sehati bagi masyarakat. Dimana pun kamu berada, kami siap membimbing menuju keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Warahmah.


Rencana akad nikah: 9 Mei 2026 di Bale Joglo, Bojongsari. Lancar sampai hari H nya. 


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Pewarta : Tohar (PAI KUA Bojongsari) 


Kamis, 23 April 2026

Pastikan Layanan Tetap Prima, Kasi Bimas Islam Purbalingga Pantau Kantor Sementara KUA Bojongsari Narasi:

 

Foto:Kamis, 23/04/2026, Kegiatan Kasi Bimas Kemenag Purbalingga Muhammad Nur Hidayat di Kantor Sementara Mts NU 06 Bojongsari. 


BOJONGSARI (KUA) -  Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Purbalingga, Muh Nur Hidayat, melakukan kunjungan kerja ke kantor sementara KUA Bojongsari yang saat ini berlokasi di MTS NU 06 Bojongsari. Kehadiran beliau disambut hangat oleh Kepala KUA Bojongsari, Muthohir, didampingi Kepala MTS NU 06 Bojongsari, M.Tri Widodo.


Dalam kunjungannya, Muh Nur Hidayat menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada pihak madrasah atas dukungan fasilitas tempat sementara selama gedung KUA dalam proses pembangunan melalui anggaran SBSN. Beliau menekankan bahwa perpindahan lokasi ini jangan sampai menurunkan kualitas pelayanan. "KUA Bojongsari harus tetap memberikan pelayanan prima dan pelayanan 'Sehati' kepada masyarakat," tegasnya.



Menanggapi arahan tersebut, Muthohir menyatakan kesiapannya untuk menjaga integritas dan profesionalitas kerja. Meski bertempat di lokasi darurat, KUA Bojongsari berkomitmen penuh memberikan pelayanan terbaik bagi warga Bojongsari dan sekitarnya.


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Selasa, 21 April 2026

Nyai Sulastri (KUA Bojongsari)Ajak Siswa MTs NU 06 Bojongsari Gapai Cita-Cita Setinggi Langit

 

Foto:Selasa, 21/04/2026.Kegiatan Upacara Peringatan Hari Kartini dihalaman MTS NU 06 Bojongsari selalu Ibu Sulastri Durotun Nafisah Al khafidhoh. 

BOJONGSARI (KUA) – Halaman MTs NU 06 Bojongsari (KUA Bojongsari) tampak khidmat pada Selasa pagi, 21 April 2026. Ratusan siswa bersama dewan guru berkumpul untuk melaksanakan upacara peringatan Hari Kartini guna mengenang jasa pahlawan emansipasi wanita, Raden Ajeng Kartini.


​Bertindak sebagai Pembina Upacara, Nyai Sulastri Durotun Nafsah Al-Khafidhoh dari KUA Bojongsari, menyampaikan pesan yang menyentuh sekaligus membakar semangat para peserta didik. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya memiliki visi besar dalam hidup, sebagaimana perjuangan Kartini di masa lampau.


"Dengan semangat Kartini, kami berharap generasi muda memiliki cita-cita besar sebagai pejuang bangsa yang turut mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk anak-anakku, siswa-siswi sekalian, teruslah belajar tanpa lelah demi menggapai cita-citamu setinggi langit," ujar Nyai Sulastri.



​Upacara ini diikuti oleh kurang lebih 300 siswa-siswi yang tampak antusias mengikuti jalannya prosesi. Kehadiran Kepala MTs NU 06 Bojongsari, Bapak Mohammad Tri Widodo, bersama jajaran dewan guru menambah kekhidmatan acara tersebut.


​Peringatan Hari Kartini tahun ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan momentum bagi keluarga besar MTs NU 06 Bojongsari untuk merefleksikan kembali nilai-nilai kegigihan dan pendidikan yang diperjuangkan Kartini. Diharapkan, melalui kegiatan ini, para siswa mampu meneladani sosok Kartini tidak hanya dalam berpakaian adat, tetapi juga dalam ketajaman berpikir dan semangat belajar yang tinggi


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Senin, 20 April 2026

Pimpin Apel Pagi di Lokasi Sementara, Kepala KUA Bojongsari Tekankan Disiplin dan Penyelesaian SKP Triwulan 1 2026.

 

Foto: Senin, 20/02/2026 kegiatan apel pagi di kantor sementara di MTS NU 06 Bojongsari yang dipimpin Mu thohir Kepala KUA Bojongsari. 

BOJONGSARI (KUA) - Semangat pengabdian personel KUA Bojongsari tetap menyala meski saat ini tengah berkantor sementara di gedung MTs NU 06 Bojongsari. Dalam apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kepala KUA Bojongsari, Muthohir, ditekankan pentingnya menjaga marwah institusi melalui kedisiplinan dan integritas yang tinggi, 20/04/2026(Senin).


​Muthohir mengingatkan seluruh jajaran untuk segera merampungkan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) sebelum batas waktu 25 April 2026. Selain urusan administratif, beliau juga berpesan agar seluruh pegawai menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja selama menumpang di gedung MTs NU 06 Bojongsari.


Kepala KUA, Bapak Muthohir, memberikan arahan penuh makna bagi seluruh staf.

​Ada tiga poin penting yang menjadi catatan utama:

​Jaga Integritas: Disiplin kerja adalah harga mati, di mana pun kita bertugas.

​Deadline SKP: Jangan sampai terlewat! Batas akhir penyelesaian SKP adalah 25 April 2026.

​Adaptasi & Kebersihan: Mengingat status kantor yang masih sementara di gedung MTs NU 06 Bojongsari, menjaga keasrian dan kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama. 


Integritas adalah cermin kerja kita. Meski di lokasi sementara, pelayanan harus tetap prima dan lingkungan harus tetap terjaga," tegas Muthohir dalam arahannya.


Mari kita tunjukkan bahwa kualitas pelayanan KUA Bojongsari tidak terbatas oleh ruang dan gedung. 


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Jumat, 17 April 2026

Cahaya Hidayah di KUA Bojongsari: Ruby Ady Gunawan Resmi Memeluk Islam

 

BOJONGSARI (KUA) - Suasana khidmat menyelimuti Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari pada Jumat, 17 April 2026. Seorang pria bernama Ruby Ady Gunawan, pria kelahiran Kebumen tahun 1987 yang kini menetap di Karangbanjar, secara resmi menyatakan diri memeluk agama Islam setelah mengikrarkan dua kalimat syahadat.


Prosesi pensyahadatan ini dibimbing langsung oleh Kepala KUA Bojongsari, H. Muthohir. Dengan suara mantap dan penuh keyakinan, Ruby mengucapkan ikrar tauhid: "Asyhadu alla ilaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah"—Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.


Ruby menyatakan bahwa keputusan besar ini diambil berdasarkan kesadaran penuh dan keikhlasan hati, tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Ia juga menegaskan komitmennya untuk teguh dalam keyakinan barunya tersebut.

Penyaksian momen bersejarah ini turut dihadiri oleh dua orang saksi yang merupakan tokoh perangkat desa Karangbanjar, yaitu:

Bapak Yono (Perangkat Desa Karangbanjar, RT 12/04)B

apak Sukarso (Perangkat Desa Karangbanjar, RT 19/08)


Dalam arahannya, H. Muthohir memberikan pesan menyentuh kepada saudara Ruby agar terus belajar mendalami ajaran Islam secara bertahap dan konsisten.


"Kami menyambut saudara dengan hangat sebagai keluarga baru dalam iman. Semoga langkah ini membawa keberkahan dan kedamaian dalam hidup Anda kedepannya," tutur"

Prosesi tersebut diakhiri dengan penandatanganan surat pernyataan di atas materai sebagai legalitas formal atas perpindahan keyakinan tersebut. Momen ini menjadi bukti nyata peran KUA tidak hanya dalam urusan administratif pernikahan, tetapi juga sebagai wadah bimbingan spiritual bagi masyarakat.


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman




Meski Berkantor Sementara, KUA Bojongsari Tetap Jaga Marwah Kebersihan Pelayanan

 

Foto: Jumat, 17/04/2026.Kantor Urusan Agama Bojongsari giat jumat bersih. 

BOJONGSARI (KUA) - Semangat pelayanan prima tidak boleh luntur meski sedang berada di masa transisi. Hal inilah yang ditunjukkan oleh jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari. Di bawah komando H. Muthohir, seluruh staf dan penyuluh melaksanakan kegiatan kerja bakti serentak di lingkungan kantor sementara yang berlokasi di MTs NU 06 Bojongsari, Jumat (17/04/2027). 


Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, yang menginstruksikan agar setiap hari Jumat dijadikan momentum untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja melalui kerja bakti.

Kepala KUA Bojongsari, H. Muthohir, memimpin langsung jalannya aksi bersih-bersih ini. Mulai dari penataan ruang kerja, pembersihan halaman, hingga area vital seperti mushola kantor tak luput dari perhatian. Seluruh jajaran tampak bahu-membahu menyapu, membuang sampah, hingga mengepel lantai agar suasana kantor tetap representatif bagi masyarakat yang datang berkonsultasi.




"Kebersihan adalah bagian dari iman dan cerminan pelayanan kita. Meski saat ini gedung KUA yang lama sedang dalam proses pembangunan total hingga November 2027 mendatang, kenyamanan masyarakat yang berkunjung ke kantor sementara di MTs NU 06 ini tetap menjadi prioritas utama kami," ujar Muthohir di sela-sela kegiatan.


Kegiatan rutin "Jumat Bersih" ini diharapkan tidak hanya menciptakan lingkungan yang sehat dan asri, tetapi juga mempererat kekompakan antarpegawai di masa renovasi gedung kantor. Dengan lingkungan yang bersih, diharapkan semangat kerja jajaran KUA Bojongsari dalam memberikan bimbingan masyarakat tetap optimal hingga mereka kembali ke gedung baru nantinya.


Humas KUA Bojongsari
Thofikkur Rokhman


Rabu, 15 April 2026

Menuju WBBM 2027: Keluarga Kemenag Kecamatan Bojongsari Perkuat Fondasi Integritas dan Pelayanan"

 

Foto:Rabu, 15/04/2026 Kompak Keluarga Kemenag Kecamatan Bojongsari Siap Kawal Kemenag Purbalingga Raih Predikat WBBM 2027

BOJONGSARI (KUA) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan pembinaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN. Agenda ini dilaksanakan sebagai langkah konkret untuk memperkuat kinerja organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama , Rabu, 15/04/2026


Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga semangat integritas bagi setiap abdi negara. Menurutnya, integritas bukan sekadar slogan, melainkan fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.


“Kita semua memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Integritas adalah kunci dalam menjalankan tugas sehari-hari,” tegas Zahid. Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk bersatu padu mendukung langkah strategis menuju pencapaian predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang ditargetkan tercapai pada tahun 2027.


Foto:Kakankemenag Purbalingga" Zahid khasani" dalam memberikan arahan dan pembinaan kepada keluarga Kemenag KecamatanBojongsari. 


Selain penguatan integritas, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi instrumen ekonomi syariah. Kasubbag TU, Sudiono, memaparkan materi mengenai urgensi wakaf uang. Beliau menjelaskan bahwa wakaf uang merupakan instrumen penting yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan umat secara berkelanjutan.


Senada dengan hal tersebut, Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Gara Zawa), Siti Honiah Mujiati, mengajak seluruh pegawai untuk menjadi pelopor dalam optimalisasi wakaf uang. Ia berharap seluruh jajaran Kemenag tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga aktif mensosialisasikan program ini ke tengah masyarakat.


Di sisi lain, Kepala KUA Bojongsari, H. Muthohir, selaku Ketua Panitia pelaksana, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran dan kontribusi seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa seluruh panitia dan jajaran di tingkat kecamatan telah siap memberikan dukungan penuh guna menyukseskan target WBBM 2027.


“Kami siap mengawal semangat ini dari tingkat bawah. Koordinasi dan komitmen seluruh jajaran akan menjadi energi utama bagi Kemenag Purbalingga dalam memberikan pelayanan terbaik,” pungkas Muthohir.

Humas KUA Bojongsari
Thofikkur Rokhman


Gema Silaturahmi di Golaga: Penyuluh KUA Bojongsari Perkuat Karakter Pendidik PAUD se-Banyumas


Foto: Kegiatan lintas sektoral Penyuluh Agama Islam KUA Bojongsari pada Halal bihalal Himpaudi Se-Banyumas "(14/04/2026) 

Bojongsari (KUA) - Suasana sejuk dan asri objek wisata Goa Lawa Purbalingga (Golaga) menambah kekhidmatan pertemuan ratusan pendidik anak usia dini. Pada Selasa (14/04/2026), Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) se-Karesidenan Banyumas menggelar Silaturahmi dan Halal bi Halal sebagai momentum mempererat ukhuwah lintas sektoral.

Hadir sebagai narasumber utama, Tohar, SE, Penyuluh Agama Islam dari KUA Bojongsari. Di hadapan pengurus daerah dari empat kabupaten—Purbalingga, Cilacap, Banyumas, dan Banjarnegara—ia menyampaikan pesan mendalam mengenai konsistensi iman dan takwa pasca-Ramadhan.




Meneladani Karakter Muttaqin
Dalam tausiyahnya, Tohar mengupas tuntas kandungan Al-Qur'an Surah Ali Imran ayat 134. Ia menekankan bahwa indikator keberhasilan takwa seseorang tecermin dalam empat kriteria utama saat berinteraksi dengan sesama:
Gemar Berinfaq: Memupuk kedermawanan baik dalam kondisi lapang maupun sempit.

Menahan Amarah: Kekuatan untuk mengendalikan diri dan emosi di berbagai situasi.

Pemaaf: Memiliki kelapangan hati untuk memaafkan khilaf sesama manusia.

Ihsan: Semangat untuk senantiasa menebar kebaikan dalam setiap langkah kehidupan.

"Menjadi pendidik PAUD adalah tugas mulia yang membutuhkan kesabaran ekstra. Dengan mengamalkan nilai-nilai ini, insya Allah dedikasi para guru tidak hanya melahirkan pendidikan yang berkualitas, tetapi juga menjadi ladang pahala yang mengalir," tutur Tohar di hadapan para peserta yang antusias.

Keakraban di Alam Terbuka
Acara mencapai puncaknya pada momen mushofahah (bersalam-salaman) sebagai simbol luruhnya kesalahan, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi game ceria untuk membangun keakraban antarwilayah.

Pemilihan lokasi di Golaga mendapat apresiasi luas dari peserta. Selain materi yang sarat makna, suasana alam yang segar terbukti ampuh menjadi sarana refreshing bagi para pendidik di tengah padatnya rutinitas mengajar. Pertemuan ini diharapkan mampu membawa semangat baru bagi kemajuan pendidikan anak usia dini di wilayah Banyumas Raya.


Humas KUA Bojongsari: Thofikkur Rokhman
Kontributor:Tohar

Kontak

Akurasi Sempurna: KUA Bojongsari Bersama Pemdes Gembong Sukses Ukur Arah Kiblat Lewat Momentum Rashdul Kiblat

Foto: Kegiatan rasdulkiblat di lapangan Desa Gembong Bharata , pemdes, PCM dan Penyuluh Agama Islam(15/7/2026).  BOJONGSARI (KUA) - Memanfaa...