Senin, 23 Februari 2026

Sejukkan Pelayanan dengan Al-Qur'an: KUA Bojongsari Tradisikan Tadarus Bersama Pembuka dan Penutup Hari (Bulan Suci Romadhon 1447H)

 

Foto: Senin, 23/02/2026.Kegiatan tadarus bersama membersamai di bulan suci romadhon 1447H.Kantor Urusan Agama Bojongsari. 

BOJONGSARI (KUA) – Suasana khidmat menyelimuti Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari selama bulan suci Ramadan 1447 H / 2026 M. Berbeda dari hari biasanya, seluruh aparatur di kantor tersebut kini mengawali dan mengakhiri pengabdian mereka dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an.

Budaya Kerja Berbasis Spiritual

Kepala KUA Bojongsari, Muthohir, menetapkan kebijakan religius bagi seluruh pegawai tanpa terkecuali. Mulai dari pimpinan, penghulu, penyuluh agama Islam, hingga staf pelaksana, diwajibkan mengikuti tadarus Al-Qur'an bersama sebelum memulai aktivitas pelayanan di pagi hari. Kegiatan serupa juga dilakukan kembali sesaat sebelum jam pulang kantor tiba.


Menurut Muthohir, rutinitas ini bukan sekadar mengisi waktu di bulan Ramadan, melainkan upaya untuk memperkuat kecerdasan spiritual dan ketenangan batin para pegawai dalam melayani masyarakat.


"Kami ingin memastikan bahwa setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat diawali dengan keberkahan Al-Qur'an. Dengan tadarus bersama di awal dan akhir jam kerja, diharapkan semangat pengabdian pegawai tetap terjaga, emosi lebih stabil saat berpuasa, dan nilai-nilai Al-Qur'an terimplementasikan dalam perilaku kerja sehari-hari," ujar Muthohir.

Dampak Positif bagi Pegawai dan Masyarakat

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang utama KUA Bojongsari ini menciptakan harmoni dan kebersamaan antarpegawai. Para penghulu dan penyuluh tampak memimpin giliran bacaan, diikuti oleh seluruh staf pelaksana dengan penuh antusiasme.


Selain meningkatkan kualitas spiritual personal, budaya tadarus ini juga memberikan citra positif bagi KUA Bojongsari sebagai instansi yang kental dengan nilai-nilai keagamaan. Masyarakat yang datang untuk berkonsultasi maupun mengurus administrasi pernikahan pun merasakan suasana kantor yang lebih teduh. 


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Kamis, 19 Februari 2026

Spirit Ramadan 1447 H: KUA Bojongsari Pacu Kedisiplinan Pelayanan dan Transformasi Wakaf Tunai ASN"

 

Foto: kegiatan awal Romadhon 1447H Meeting bersama, agenda kegiatan Bulan suci romadhon 2026.19/02/2026.

BOJONGSARI (KUA) – Mengawali langkah di bulan suci Ramadan 1447 H, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari menggelar rapat koordinasi internal guna memperkuat komitmen pelayanan dan program sosial keagamaan. Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Kepala KUA Bojongsari "Muthohir" ini menekankan pada transformasi kualitas kerja dan kepedulian sosial ASN di lingkungan Kemenag yang sudah WBK menuju WBBM. 

Pelayanan Prima dan Kedisiplinan

Dalam arahannya, Kepala KUA menegaskan bahwa ibadah puasa bukan menjadi alasan untuk menurunkan produktivitas. Sebaliknya, semangat Ramadan harus menjadi pemacu kedisiplinan. Pelayanan kepada masyarakat wajib menerapkan standar "5S" (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun) demi memberikan kenyamanan bagi warga. Fokus utama lainnya adalah memastikan program peningkatan kesejahteraan anak dapat berjalan lebih masif dan terukur.

Peluncuran Wakaf Uang ASN

Momen Ramadan ini juga ditandai dengan peluncuran (launching) Gerakan Wakaf Uang bagi seluruh ASN. Program ini mengajak para aparatur negara untuk berpartisipasi aktif bersedekah jariah melalui wakaf uang tanpa batasan nominal. Sebagai bentuk apresiasi dan legalitas, bagi ASN yang menyetorkan wakaf di atas Rp1.000.000,- (Satu Juta Rupiah), akan difasilitasi untuk mendapatkan sertifikat wakaf resmi.


Evaluasi Program "Urab Mendoan" dan Data Terukur

Kepala KUA juga memberikan perhatian khusus pada program inovasi "Urab Mendoan". Beliau meminta adanya pemantauan ketat dan tindak lanjut yang jelas.


Setiap progres harus didokumentasikan dengan baik. Publikasi melalui media massa setiap bulan sangat penting sebagai bentuk transparansi, termasuk data komparatif mengenai kondisi penerima manfaat sebelum dan sesudah mendapatkan bantuan," tegasnya.

Selain itu, setiap unit kerja diminta untuk memastikan seluruh data keagamaan tetap up-to-date. Mulai dari data kemasjidan, tokoh masyarakat (tomas), hingga tokoh agama (toga) harus terukur dan terdokumentasi secara digital.

Persiapan SKP dan Tebar Bingkisan Ramadan

Menjelang pertengahan bulan Ramadan 1447 H, ASN Kemenag dijadwalkan akan melaksanakan aksi sosial berupa pembagian bingkisan kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik). Di sisi lain, terkait administrasi kepegawaian, seluruh pegawai diingatkan untuk segera mempersiapkan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) agar tertib administrasi tetap terjaga di tengah padatnya kegiatan lapangan. 


Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman


Senin, 16 Februari 2026

Aksi Nyata Jelang Ramadan: KUA Bojongsari Serentak Laksanakan Gerakan Bersih-Bersih Masjid (BBM) 2026

 

Foto:Kegiatan Gerakan Bersih-Bersih Masjid (BBM) Di Kec. Bojongsari (Masjid Daarunnjaa) 16/02/2026.

BOJONGSARI,(KUA) – Senin 16/02/2026, Menyongsong kehadiran bulan suci Ramadan 1447 H yang tinggal menghitung hari, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari mengambil langkah nyata dalam meningkatkan kenyamanan ibadah umat. Kepala KUA Bojongsari, Muthohir, menginstruksikan seluruh jajaran Penyuluh Agama Islam untuk terlibat aktif dalam Program Gerakan Bersama (Geber) Bersih-Bersih Masjid (BBM) Tahun 2026.

Aksi serentak ini dilaksanakan pada hari ini, Senin, 16 Februari 2026, mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB, dengan menyasar berbagai masjid dan musala di wilayah kerja masing-masing penyuluh di Kecamatan Bojongsari.


Menindaklanjuti Arahan Pusat

Gerakan ini merupakan tindak lanjut resmi atas Surat Direktur Jenderal Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Nomor: B-29/Dt.III.I/BA.01.1/02/2026. Fokus utama program ini adalah untuk menyukseskan visi "Masjid Berdaya Berdampak", di mana rumah ibadah tidak hanya menjadi pusat spiritual, tetapi juga memiliki kualitas pemberdayaan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi jamaah. 


Kepala KUA Bojongsari, Muthohir, menegaskan bahwa keterlibatan penyuluh adalah kunci keberhasilan program ini.

"Penyuluh Agama Islam adalah ujung tombak kita di masyarakat. Dengan turun langsung membersihkan masjid, kita memberikan teladan nyata bahwa kemuliaan Ramadan harus disambut dengan kebersihan lahir dan batin. Ini adalah bagian dari syiar untuk meningkatkan kualitas pelayanan rumah ibadah kita," tegasnya.

Digitalisasi Pelaporan

Selain melakukan aksi fisik, para petugas juga diwajibkan melakukan dokumentasi secara digital. Hasil kegiatan berupa foto dan video diunggah melalui kanal resmi yang telah disediakan serta diposting melalui media sosial KUA Bojongsari sebagai bentuk transparansi dan motivasi bagi masyarakat luas untuk turut serta menjaga kebersihan tempat ibadah.


Dengan adanya gerakan serentak ini, diharapkan seluruh masjid di wilayah Bojongsari telah siap sepenuhnya menyambut jemaah salat tarawih dan kegiatan syiar Ramadan lainnya dalam kondisi yang prima dan bersih.



Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Jumat, 13 Februari 2026

Gelar Nyadran Ramadan 1447 H, KUA Bojongsari Rayakan Prestasi WBK 2025 Kemenag Purbalingga"

 

Foto: Kegiatan Gelar Nyadran Ramadan 1447 H, KUA Bojongsari Rayakan Prestasi WBK 2025 Kemenag Purbalingga" 

 BOJONGSARI (KUA) – Keluarga besar Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari menyatukan rasa syukur atas prestasi administratif dan kesiapan spiritual. Dalam sebuah khidmatnya suasana doa bersama dan tradisi Nyadran menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, KUA Bojongsari menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga atas keberhasilannya meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025.

Apresiasi Atas Budaya Integritas

Capaian WBK 2025 dipandang sebagai tonggak sejarah penting bagi Kemenag Purbalingga. Budaya kerja yang transparan dan penuh integritas kini telah menjadi identitas yang melekat di seluruh jajaran.


Mewakili Kepala KUA Bojongsari, Muthohir, yang sedang melaksanakan dinas luar, Thofikkur Rokhman membuka acara dengan penuh rasa bangga. Ia menegaskan bahwa WBK bukan sekadar angka atau pengakuan di atas kertas.

WBK harus berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. Integritas bukan sekadar dokumen penilaian, tetapi harus menjadi karakter dan sistem kerja yang mendarah daging bagi setiap aparatur," tegas Thofikkur saat membacakan pesan pimpinan.

Mengetuk Pintu Langit Melalui Doa dan Nyadran
Acara yang berlangsung penuh kekeluargaan ini juga menjadi sarana membersihkan hati menyongsong Ramadan 1447 H. Dipandu oleh Ustad Madarudin, seluruh pegawai dan Penyuluh Agama KUA Bojongsari larut dalam doa bersama.

Tradisi Nyadran kali ini terasa lebih istimewa karena dibarengi dengan semangat pembaruan layanan yang lebih bersih dan melayani. KUA Bojongsari berkomitmen untuk menerjemahkan semangat WBK yang diraih Kemenag Purbalingga ke dalam pelayanan harian di tingkat kecamatan.

Humas KUA BOJONGSARI

Thofikkur Rokhman

Selasa, 10 Februari 2026

Bukan Sekadar Akad: Strategi KUA Bojongsari Bangun Fondasi Keluarga Sakinah Lewat PMA 30/2024

 

Foto:Kegiatan Bimbingan calon pengantin di Kantor Urusan Agama Bojongsari 09/02/2026

Bojongsari (KUA) – Pernikahan bukan hanya soal prosesi ijab kabul di depan penghulu. Di balik itu, ada tanggung jawab besar untuk membangun ketahanan keluarga. Memahami hal ini, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, tancap gas mengimplementasikan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 30 Tahun 2024 tentang Pencatatan Pernikahan.

Langkah ini diambil bukan sekadar menggugurkan kewajiban administratif, melainkan demi menjamin keabsahan hukum dan kesiapan mental setiap pasangan calon pengantin (Catin).

1."Sekolah" Singkat Sebelum Sah: Bimwin Wajib

Sesuai Pasal 5 ayat (1) dalam aturan terbaru tersebut, setiap Catin kini wajib mengikuti Bimbingan Perkawinan (Bimwin). KUA Bojongsari memastikan setiap pasangan tidak "buta" saat memasuki gerbang rumah tangga.

Penyuluh Agama Islam KUA Bojongsari, Thofikkur Rokhman, menjelaskan bahwa sinergi antara penyuluh, penghulu, dan pelaksana adalah kunci suksesnya program ini.

Kami berkoordinasi erat agar tujuan Binwin tercapai. Setelah selesai, Catin tidak hanya pulang membawa ilmu, tapi juga sertifikat resmi dan buku panduan Fondasi Keluarga Sakinah sebagai bekal mereka," ujar Thofikkur.

Materi yang diberikan pun sangat komprehensif, mencakup:

Manajemen Keluarga: Perencanaan dan pengelolaan kehidupan sehari-hari.

Life Skills: Keterampilan mengelola dinamika rumah tangga.

Kesehatan Reproduksi: Menyiapkan generasi yang sehat sejak dini.

Sertifikat Bimwin kini bukan sekadar pajangan, melainkan prasyarat mutlak yang harus dilampirkan dalam berkas pendaftaran nikah.


2.Pemeriksaan Berkas: Ketat Demi Keamanan Hukum

KUA Bojongsari juga memperketat verifikasi dokumen untuk menghindari manipulasi data atau kendala hukum di masa depan. Berdasarkan Pasal 6 PMA 30/2024, proses pemeriksaan dilakukan dengan standar tinggi:

Wajah Tanpa Penutup: Saat pemeriksaan, Catin dilarang menggunakan masker atau cadar sementara. Hal ini bertujuan agar petugas dapat memverifikasi identitas asli sesuai dokumen kependudukan secara akurat.

Kehadiran Fisik: Calon suami, calon istri, dan wali nikah wajib hadir langsung di hadapan Petugas Pencatat Nikah (PPN).

Tanggung Jawab Mutlak: Catin diwajibkan membuat surat pernyataan pertanggungjawaban mutlak atas kebenaran data yang mereka serahkan. 

Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

.

Jumat, 06 Februari 2026

Sinergi Menuju WBK: KUA Bojongsari Ikuti Reviu PZI dan Doa Bersama Kemenag Purbalingga"

 

Foto: Jumat, 06/02/2026, Kantor Urusan Agama Bojongsari mengikuti acara Zoom reviu dan doa bersama "Sukses Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK tahun 2025.

Bojongsari (KUA)-Jumat,06/02/206 Semangat menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) 2025 bukan sekadar slogan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Hal ini dibuktikan dengan partisipasi aktif jajaran KUA Bojongsari dalam acara "Reviu PZI Tahun 2025 dan Doa Bersama" yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting pada Jumat pagi, 6 Februari 2026.

Kepala KUA Bojongsari, Muthohir, bersama seluruh staf dan Penyuluh Agama Islam, menyimak dengan khidmat arahan dan motivasi dari Kepala Kantor Kemenag Purbalingga, Zahid Khasani. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan komitmen untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan melayani.

Layanan 24 Jam dan Zero Keluhan

Dalam amanatnya, Zahid Khasani menegaskan bahwa tahun 2026 adalah tahun pembuktian pelayanan. Ia menginstruksikan agar seluruh layanan, baik di KUA maupun madrasah, dilakukan dengan prinsip mempermudah urusan umat.


"Pelayanan kita berikan 24 jam. Di tahun 2026, tidak boleh ada lagi cerita mempersulit urusan pernikahan. Semua harus dipermudah. Kita harus senafas dengan semangat Kementerian Agama RI yang responsif dan solutif," tegas Zahid.

Inovasi Digital: Dari Rekomendasi Online hingga Live Streaming

Salah satu strategi unggulan yang ditekankan adalah inovasi yang berdampak langsung pada masyarakat. Contoh konkretnya adalah layanan rekomendasi numpang nikah secara online yang memangkas birokrasi dan waktu.


Selain itu, KUA didorong untuk lebih aktif di media sosial dengan diksi-diksi yang menyejukkan. Ke depan, syiar keagamaan dan dokumentasi pelayanan seperti pernikahan maupun pengajian penyuluh diharapkan bisa diakses secara live streaming agar transparansi dan syiar tetap berjalan beriringan.

Capaian Prestasi dan Tanggap Darurat

Berdasarkan monitoring dan evaluasi, akumulasi survei kepuasan masyarakat tahun 2025 menunjukkan hasil yang Sangat Baik. Hal ini menjadi modal kuat bagi Ketua ZI untuk mematangkan persiapan menjelang penilaian akhir pada 11 Februari mendatang.


Di sisi lain, menyikapi kondisi terkini, rapat juga memutuskan untuk memperpanjang masa Tanggap Darurat selama 14 hari ke depan, hingga 20 Februari 2026, sebagai bentuk kesiapsiagaan instansi terhadap situasi wilayah.

Acara ditutup dengan penuh kekhusyukan melalui doa yang dipimpin oleh Abdul Raub dari KUA Karangreja, memohon rida Allah SWT agar segala ikhtiar Kemenag Purbalingga dalam meraih predikat WBK 2025 berjalan lancar dan berkah.

Humas KUA Bojongsari

Thofikkur Rokhman

Selasa, 03 Februari 2026

Kepala KUA Bojongsari Gelar Rapat Terbatas: Bahas Capaian SKP hingga Rencana Relokasi Gedung

 



Foto: Selasa, 03/02/2026.Rapat terbatas di aula Kua Bojongsari yang dipimpin Kepala KUA Bojongsari Muthohir di ikuti para pegawai dan penyuluh agama islam

Bojongsari (KUA) – Selasa, 3 Februari 2026, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari, Muthohir, menggelar rapat terbatas di Aula Balai Nikah KUA Bojongsari. Rapat ini dihadiri oleh seluruh pegawai internal serta para penyuluh fungsional di lingkungan KUA Bojongsari guna melakukan evaluasi kinerja dan koordinasi teknis.

Dalam arahannya, Muthohir menekankan beberapa poin krusial terkait administrasi dan pelayanan publik. Ia mengingatkan pentingnya ketertiban dalam penyusunan laporan bulanan serta pemahaman mendalam terhadap deskripsi tugas (job description) masing-masing pegawai agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan profesional.

Capaian Kinerja dan Kedisiplinan
Kabar baik datang dari sisi administrasi kepegawaian. Muthohir mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran karena Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) KUA Bojongsari telah rampung 100% sebelum batas waktu yang ditentukan, yakni 31 Januari 2026.

“Alhamdulillah, target SKP kita sudah tuntas tepat waktu. Namun, saya minta kedisiplinan lain tetap dijaga, terutama terkait absensi mandiri yang harus diunduh setiap bulan oleh masing-masing pegawai sebagai bentuk pertanggungjawaban,” tegasnya.

Terkait pembagian tugas Perjanjian Kinerja (Perkin) dan Rencana Hasil Kerja (RHK), pihak KUA saat ini masih dalam posisi menunggu arahan dan regulasi lebih lanjut dari pimpinan tingkat atas.

Klarifikasi Perizinan dan Monitoring Pondok Pesantren
Dalam rapat tersebut, dibahas pula mengenai dinamika perizinan lembaga Al Mansyuroh. Muthohir menjelaskan bahwa sempat terjadi miskomunikasi antara pihak Purbalingga dan Banjarnegara karena adanya kemiripan nama lembaga di dua wilayah tersebut.

Terkait dengan kurikulum pondok pesantren, disampaikan bahwa setelah mendapatkan persetujuan dari Kemenag Purbalingga, pihak Kanwil Kemenag Provinsi akan terjun langsung untuk melakukan monitoring secara berkala guna memastikan standar pendidikan terpenuhi.

Rencana Relokasi Kantor Sementara

Menutup rangkaian rapat, Muthohir mengumumkan informasi penting terkait rencana pembangunan gedung baru KUA Bojongsari. Selama proses pembangunan berlangsung, operasional pelayanan KUA Bojongsari akan dipindahkan sementara.

“Untuk sementara waktu, pelayanan akan dialihkan ke MTs NU 06 Bojongsari. Kami berharap meskipun kantor berpindah sementara, semangat pelayanan kepada masyarakat tidak berkurang sedikitpun,” pungkas Muthohir.

Humas KUA Bojongsari
Thofikkur Rokhman

Kontak

Akurasi Sempurna: KUA Bojongsari Bersama Pemdes Gembong Sukses Ukur Arah Kiblat Lewat Momentum Rashdul Kiblat

Foto: Kegiatan rasdulkiblat di lapangan Desa Gembong Bharata , pemdes, PCM dan Penyuluh Agama Islam(15/7/2026).  BOJONGSARI (KUA) - Memanfaa...